Hukrim

Karyawan Rokok Sukun Gantung Diri

48
×

Karyawan Rokok Sukun Gantung Diri

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI NET

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Nyawa  NRY (25) melayang setelah seutas tali rapia terjerat di lehernya untuk gantung diri di ventilasi jendela dalam kamar rumah yang dijadikan kantor oleh perusahaan tempat korban bekerja di Perum BTN Beringin Rindang Gang Kedondong, Rabu (22/11) pagi. Terungkapnya kematian karyawan Rokok Sukun tersebut, setelah seorang temannya masih satu rumah kontrakan merasa curiga setelah korban berkali kali ditelpon tetapi tidak merespon.

“Yang mengetahui pertama kejadian ini adalah drivernya mas Fajar. Saat itu dia telepon sama mas Hengky, kalau korban tidak bisa dihubungi. Kemudian ia mencoba mengetuk pintu kamar korban tapi tidak ada jawaban. Merasa takut terjadi sesuatu hal akhirnya menghubungi pemilik kontrakan. Lalu pemilik kontrakan menghubungi petugas,” kata Ozi (23) rekan kerja korban.

Saat petugas tiba dilokasi, selanjutnya pintu kamar di dorong dan terbuka. Mereka kaget, melihat korban kondisi tergantung dan sudah meninggal. Ozi mengaku baru mengetahui jika korban meninggal dalam keadaan gantung diri setelah tiba di kantor. Dirinya tidak mengetahui penyebab korban yang bekerja di Pangkalan Bun sejak Januari 2023 itu gantung diri, karena memang tidak banyak menceritakan permasalahannya.

Terpisah, Kapolsek Arut Utara Kompol I Gede Suastika membenarkan pihaknya masih mendalami kasus gantung diri tersebut dan telah memeriksa sejumlah saksi yakni karyawan dan bos tempat korban bekerja.

“Jenazah telah dibawa ke RS Sultan Imanudin Pangkalan Bun. Berdasarkan hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Saat ini kami masih mengembangkan kasus tersebut,” pungkas Kapolsek. c-uli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *