Hukrim

Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pria Gantung Diri 

48
×

Diduga Gangguan Jiwa, Seorang Pria Gantung Diri 

Sebarkan artikel ini
BUNUH DIRI - AR (44) yang menderita gangguan jiwa ditemukan tewas tergantung menggunakan sehelai sarung di dapur rumahnya, Sabtu (2/12). TABENGAN/FERY

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Diduga karena gangguan jiwa yang dideritanya, seorang pria AR (44) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Sabtu (2/12). Aksi nekat tersebut dilakukan korban menggunakan sehelai sarung di kayu bagian dapur rumahnya di Jalan Bangaris, Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya.

Korban pertama kali ditemukan oleh Umiah (74) ibunya yang saat itu tengah berjualan sayur keliling. Karena mempunya firasat tidak enak, Umiah lalu pulang ke rumah dan mendapati pintu dalam posisi terkunci. Mendapati itu, Umiah lantas masuk lewat jendela dan mendapati korban sudah tergantung di bagian dapur rumah.

Kapolsek Pahandut AKP Volvy Apriana mengatakan usai pihaknya menerima laporan ternyata kain sarung yang menjerat leher korban sudah dilepas oleh pihak keluarganya dan jasad korban sudah dipindahkan ke ruangan depan rumah.

“Keluarga besar menerima ikhlas kepergian korban sehingga tidak dilanjutkan untuk visum et repertum,” katanya.

Dia menyebutkan jika korban merupakan anak ketiga dari lima bersaudara. Penyebab korban nekat gantung diri diduga kuat karena korban l mengalami gangguan jiwa dan sering berhalusinasi dengan tiba-tiba. Kondisi tersebut sudah lama dimulai dari tahun 2006 sampai sekarang.

“Korban sebelumnya juga pernah melakukan upaya bunuh diri dengan minum cairan Baygon namun berhasil diselamatkan. Korban sebenarnya masih rawat jalan di RSJ Kalawa Atei,” pungkasnya. fwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *