Spirit Kalteng

7.000 Penumpang Mudik Nataru dari Kumai

17
×

7.000 Penumpang Mudik Nataru dari Kumai

Sebarkan artikel ini
7.000 Penumpang Mudik Nataru dari Kumai
MUDIK- Kapal Pelni disiapkan untuk angkutan Natal dan Tahun Baru. TABENGAN/YULIANTINI
7.000 Penumpang Mudik Nataru dari Kumai
Kepala Kantor Cabang PT Pelni Pangkalan Bun/Kumai Roni Abdullah bersama staf

*PT Pelni Siapkan 8 Call

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Jumlah penumpang yang akan mudik untuk merayakan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dari Pelabuhan Panglima Utar Kumai diprediksi sebanyak 7.000 lebih. Angka tersebut mengalami kenaikan 3 persen dari tahun sebelumnya.

Kepala Kantor Cabang PT Pelni (Persero)  Pangkalan Bun/Kumai Roni Abdullah mengatakan, pada tahun 2022 lalu, jumlah penumpang yang melakukan mudik Nataru sebanyak 6.000 lebih. Angka tersebut berdasarkan jumlah pembelian tiket pada Desember 2022.

“Secara nasional telah ditetapkan angkutan mudik Natal dan Tahun Baru mulai terhitung tanggal 11 Desember sampai 8 Januari 2024, akan tetapi pembelian tiket dibuka pada H-35 atau mulai tanggal 17 November 2023. Pembelian tiket melalui aplikasi Pelni Mobile, Kantor Cabang PT Pelni atau agen-agen resmi PT Pelni,” jelas Roni, Senin (11/12).

Roni menambahkan, untuk angkutan Nataru, PT Pelni ada 3 armada, yakni KM Awu, KM Kelimutu dan KM Lawit, dengan rute Kumai-Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Kumai-Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Kami menyiapkan 3 armada dengan jumlah kunjungan (call) sebanyak 8 call. Angkutan yang paling banyak dengan tujuan ke Semarang, dengan jumlah kunjungan kapal dalam satu minggu bisa 2 sampai dengan 3 call sejak terhitung 11 Desember ini,” ujar Roni.

Untuk harga tiket, jelas dia, dari Kumai-Surabaya sebesar Rp249.000 dan Kumai ke Semarang sebesar Rp235.000. Masyarakat diharapkan bisa membeli melalui aplikasi PT Pelni atau agen resmi.

“Untuk menghindari calo ataupun penipuan, kami meminta masyarakat/calon penumpang agar membeli melalui aplikasi PT Pelni Mobile, atau datang langsung ke Kantor Cabang PT Pelni dan agen resmi. Pasalnya, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui pembelian tiket melalui aplikasi,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Roni, pihaknya tengah gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama masyarakat desa, cara pembelian tiket PT Pelni. Karena ketidaktahuan dari masyarakat ini kerap kali dimanfaatkan oleh oknum yang ingin mengeruk keuntungan atau melakukan penipuan.

 

Jalur Udara Dimulai H-7

Sementara itu, pihak Angkasa Pura II Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya memprediksi puncak arus mudik penumpang jalur udara di Provinsi Kalteng mulai terjadi pada H-7 atau pada 18 Desember 2023. Sedangkan puncak arus balik penumpang diprediksi mulai pada H+7 atau pada 7 Januari 2024 mendatang.

EGM PT Angkasa Pura II Palangka Raya Ardha Wulanigara mengatakan, arus mudik Nataru jalur udara di Provinsi Kalteng mulai terjadi saat anak-anak memasuki masa libur sekolah. Demikian sebaliknya, arus balik akan terjadi saat masa libur sekolah anak-anak telah selesai.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, saat libur Nataru akan terjadi peningkatan jumlah penumpang sekitar 10-20 persen dari kondisi normal. Atau sekitar 200-300 orang per hari. Memang jumlahnya tidak terlalu banyak, berbeda dengan saat arus mudik Lebaran. Untuk jalur penerbangannya, biasanya paling banyak tujuan Palangka Raya-Jakarta dan Palangka Raya-Surabaya,” ungkap Ardha saat dihubungi Tabengan, Senin (11/12).

Kendati demikian, lanjut Ardha, pihak Angkasa Pura II bersama tim gabungan Dishub, TNI, Polri dan jajaran lainnya akan membentuk posko monitoring di Bandara Tjilik Riwut. Di samping juga dipersiapkan penerbangan ekstra sebagai antisipasi lonjakan penumpang.

“Berdasar surat yang diajukan, maskapai Citilink akan menambah 1 flight selama periode Nataru 15 Desember 2023 hingga 14 Januari 2024 ini, tujuannya Jakarta,” katanya.

Guna mendapatkan perjalanan udara yang nyaman dan aman, Ardha mengimbau agar para calon penumpang mempersiapkan diri minimal 2 jam sebelum keberangkatan pesawat.

Diingatkan pula untuk tidak membawa barang atau bahan berbahaya, termasuk baterai ataupun aki. Jika memang membawa, diminta untuk melapor pada petugas bandara untuk memastikan barang aman dibawa selama bepergian jalur udara.

“Juga diingatkan untuk tidak bercanda berlebih atau mengucapkan kata-kata yang berpotensi berbahaya seperti peledak. Sebab ada kejadian pesawat terpaksa putar balik karena salah satu penumpang bercanda berlebihan dengan mengucapkan kata bom,” tegasnya. c-uli/rca