Listrik di Mendawai dan Pagatan Prioritas 2024

Listrik di Mendawai dan Pagatan Prioritas 2024
SAMBUTAN - General Manager PT PLN Persero Unit Induk Distribusi Kalselteng Muhammad Joharifin menyampaikan sambutan dalam Forum Investor Kelistrikan di Ballroom Swiss-Belhotel Danum, Kamis (21/12). TABENGAN/RISAE

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Pada tahun 2024 mendatang, sejumlah wilayah di Kalteng masuk grade PT PLN Kalselteng untuk dibangun sistem kelistrikan. Terutama untuk daerah yang dinilai memiliki prospek investasi yang besar, seperti di Mendawai dan Pagatan di Kabupaten Katingan.

General Manager PT PLN Persero Unit Induk Distribusi Kalselteng Muhammad Joharifin mengatakan, 2 daerah tersebut memiliki potensi sangat baik, bahkan salah satu lumbung padi Kalteng. Sehingga target PT PLN untuk memasang sistem listrik di wilayah tersebut sengaja dipercepat.

“Daerah ini prospek sekali. Tadinya masuk grade pembangunan listrik pada 2026 namun ternyata daerah berkembang dan saya melihat sendiri ke sana. Sehingga saya katakan jangan ditunda, pada 2024 harus masuk grade,” katanya dalam Forum Investor Kelistrikan di Ballroom Swiss-Belhotel Danum, Kamis (21/12).

Untuk 2023 ini, lanjutnya, PT PLN juga telah membangun kelistrikan, di antaranya di Menthobi Kabupaten Lamandau, Pangkut di Kabupaten Kotawaringin Barat, dan Tumbang Miri di Kabupaten Gunung Mas.

Di sisi lain, PT PLN Kalselteng pada 2023 telah membangun sistem kelistrikan pula pada 136 desa di Kalteng, dimana sebagian desa sudah selesai dan sebagian lainnya masih berproses.

Sedangkan untuk 258 desa lainnya, sudah dicanangkan akan dibangun sistem kelistrikan namun belum termasuk grade PLN karena masih berkoordinasi dengan Pemerintah terkait.

“Diharapkan hingga tahun 2026, seluruh wilayah tersebut sudah bisa terbangun sistem kelistrikannya,” harap Joharifin.

Sementara, Executive Vice President Niaga dan Pemasaran PT PLN Fintje Lumembang mengharapkan kepada seluruh rekan investor agar tidak ragu menanam investasinya di wilayah Kalteng. PT PLN siap untuk mendukung dan menyediakan listrik untuk kebutuhan hidup rekan investor.

Bahkan ia mengklaim Kalteng termasuk wilayah potensial untuk pembangunan data center mengingat tidak pernah terjadi gempa bumi. Mengingat syarat utama pembangunan data center harus di daerah yang aman dari guncangan maupun gempa bumi.

Tintje juga menyampaikan harapannya, seiring pembangunan kelistrikan dan tumbuhnya industri di Kalteng, akan mendorong juga tumbuhnya ekosistem bisnis, termasuk di dalamnya UKM, UMKM dan industri kecil, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat.

”Sehingga kehadiran listrik itu tidak hanya sebagai penerangan, tetapi benar-benar bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di level masyarakat rumah tangga, maupun industri kecil,” ucapnya.

Mewakili Gubernur Kalteng, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Sri Widanarni saat membuka kegiatan menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) UID Kalselteng, atas kontribusinya dalam pembangunan di Kalteng.

Sri menyampaikan, kelistrikan Kalteng yang telah terhubung dengan interkoneksi Sistem Kalsel-Kalteng-Kaltim, dengan daya mampu pasok sebesar 1.846 Mega-Watt.Sistem tersebut mampu memasok Beban Puncak 1.391 Mega-Watt, sehingga menghasilkan surplus daya mampu 455 Mega-Watt.

Pemprov Kalteng mencatat Rasio Desa Berlistrik (RD) dan Rasio Elektrifikasi (RE) juga terus meningkat. Ia berharap kondisi kelistrikan Kalteng dapat menjadi daya tarik investasi.

”Dengan progres pembangunan kelistrikan yang menggembirakan tersebut, tentu diharapkan akan menjadi daya tarik bagi para investor untuk membangun bisnis dan usahanya,” bebernya.

Di samping itu, Pemprov Kalteng mencatat Rasio Desa Berlistrik dan Rasio Elektrifikasi juga terus meningkat.Data menunjukan sampai November 2023, rasio desa berlistrik menjadi 74,35 persen dan rasio elektrifikasi mencapai 94,81 persen.

“Ditargetkan pada tahun 2026 seluruh Desa di Kalimantan Tengah 100 persen teraliri listrik,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut ratusan calon investor dan pelanggan PT PLN UID Kalselteng baik dari sektor perkebunan dan pertambangan, UMKM, perwakilan perbankan, dealer otomotif dan pelakuk usaha lainnya. rca