SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Ratusan tenaga guru kontrak, tenaga lapangan pendidikan masyarakat, taman bacaan masyarakat dan tenaga administrasi di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menerima Surat Keputusan (SK) Perpanjangan Tahun 2024.
SK perpanjangan tenaga kontrak tersebut langsung diserahkan oleh Bupati Kotim Halikinnor didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Fajrurrahman, Kepala BKPSDM Kotim Kamaruddin Makaleppu dan Kepala Disdik Kotim Irfansyah di Gedung Serbaguna Sampit, Senin (29/1).
Bupati Kotim Halikinnor dalam sambutannya mengatakan, Pemkab Kotim memang memutuskan untuk tetap memperpanjang masa kerja tenaga kontrak di wilayah ini.
Meskipun sebenarnya pemerintah pusat sudah menegaskan jika pemerintah daerah dilarang untuk memperpanjang masa kerja tenaga kontrak mulai November tahun 2023 lalu.
“Di beberapa daerah lain saya lihat sudah ada yang tidak memberdayakan tekon lagi. Namun untuk di Kotim saya memutuskan masih menggunakan tekon dikarenakan memang untuk memenuhi kebutuhan tenaga pegawai, terutama di wilayah pedalaman,” ujarnya.
Di samping itu pula, menurut Halikinnor, dirinya juga memikirkan masa depan para tekon apabila pemerintah daerah memberhentikan atau tidak memperpanjang masa kontrak kerja para tekon secara massal.
Tentu hal itu dinilai akan berdampak pada banyaknya angka pengangguran yang berasal dari eks tekon tersebut. Untuk itu, Halikinnor sudah melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah pusat. Dia bermohon agar Pemkab Kotim dapat tetap memberdayakan para tekon, dikarenakan kondisi kebutuhan pegawai di daerah ini.
“Untuk itu saya minta semua yang diperpanjang ini dapat bekerja dengan baik. Terutama para tenaga pendidik yang ada di pedalaman,” tegas Halikinnor.
Sementara itu, Kepala Disdik Kotim Irfansyah menambahkan, tekon di lingkungan Disdik yang diperpanjang masa kerjanya berjumlah 493 orang yang terdiri dari tenaga guru kontrak, tenaga lapangan pendidikan masyarakat, taman bacaan masyarakat dan tenaga administrasi.
Diakuinya, para tekon tersebut sempat mempertanyakan kejelasan masa kerjanya dikarenakan hingga jelang akhir Januari 2024 belum ada kejelasan mengenai perpanjangan masa kerja.
“Mereka memang sempat menunggu kejelasan. Alhamdulillah saat ini semua sudah jelas masa kerja semua diperpanjang. Saya minta semua dapat bekerja dengan baik,” pungkasnya. c-may





