PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Menyambut malam pergantian Tahun Baru Imlek 2575, warga Tionghoa di Kota Palangka Raya bersama masyarakat sekitar berkumpul di Vihara Avalokitesvara, Jumat (9/2).
Hujan yang mengguyur Kota Palangka Raya sejak sore hingga malam hari jelang pergantian tahun, membuat suasana tidak seramai tahun sebelumnya. Namun, tidak mengurangi hikmat dan sukacita malam pergantian Tahun Baru Imlek kali ini.
Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Kota Palangka Raya jelang malam pergantian Tahun Baru Imlek terlebih dahulu melaksanakan Puja Bakti sebagai bentuk rasa syukur karena sudah melewati tahun sebelumnya.
Prosesi Puja Bakti dimulai sejak pukul 08.30 WIB hingga 22.00 WIB dan dilanjutkan dengan penampilan atraksi Barongsai sembari menunggu malam pergantian tahun yang akan dilanjutkan kembali dengan Puja Bakti tepat pukul 00.00 WIB.
Meski rintik hujan membasahi Kota Palangka Raya, atraksi Barongsai menjadi daya tarik tersendiri bagi warga masyarakat Kota Palangka Raya untuk datang secara langsung di Vihara Avalokitesvara.
Warga tampak sangat antusias melihat penampilan atraksi Barongsai yang sangat jarang ada, terkecuali pada momen-momen tertentu saja.
Imlek kali ini merupakan tahun Shio Naga Kayu yang memiliki makna kemakmuran, keberuntungan, kekuatan untuk mencapai kesuksesan.
“Shio Naga Kayu ini memiliki makna yang sangat luar biasa, kita diberikan kesempatan yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Ketua MBI Kota Palangka Raya Koh Aphin.
“Semoga tahun ini kita menjadi lebih baik lagi, apalagi beberapa tahun belakangan ini kita merasakan dampak dari wabah Covid-19 yang sempat melanda kita. Di Tahun Naga Kayu ini harapan kita bagi para pelaku usaha khususnya bisa mendapatkan kemajuan serta keberuntungan yang lebih lagi,” jelasnya.
Koh Aphin juga menambahkan, di tahun politik ini semua senantiasa bisa berjalan dengan damai tanpa ada embel-embel yang dapat merusak persatuan bangsa Indonesia. nus





