Spirit Kalteng

TIDAK TERTATA DAN TERGENANG AIR-Masyarakat Keluhkan Parkir Kalteng Expo

33
×

TIDAK TERTATA DAN TERGENANG AIR-Masyarakat Keluhkan Parkir Kalteng Expo

Sebarkan artikel ini
TIDAK TERTATA DAN TERGENANG AIR-Masyarakat Keluhkan Parkir Kalteng Expo
TABENGAN/LIDIAWATI KOTOR DAN TERGENANG-Pelaku usaha saat menguras air di Arena Pameran Temanggung Tilung, Senin (13/5).

+Arena Pameran Tergenang Air

PALANGKA RAYA – Gelaran Kalteng Expo 2024 disambut antusias ribuan masyarakat. Tak hanya Palangka Raya, masyarakat dari berbagai kabupaten di Kalteng dan provinsi lain juga turut memeriahkan event dalam rangka Hari Jadi Ke-67 Kalteng ini.

Sejak hari pembukaan, ribuan orang memadati lokasi Kalteng Expo untuk menyaksikan berbagai penampilan artis, berburu kuliner atau sekadar berjalan bersama keluarga. Pengunjung yang datang kebanyakan menggunakan kendaraan pribadi sepeda motor maupun mobil.

Selain padat dan macetnya arus lalu lintas menuju lokasi Kalteng Expo, banyak masyarakat yang kecewa dan mengeluh karena tarif parkir tidak wajar.  Biasanya untuk motor Rp3.000 dan mobil Rp5.000, namun di lokasi Kalteng Expo jukir menaikkan tarif sepeda motor menjadi Rp5.000 dan mobil Rp10.000.

Menjawab keluhan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya Alman Parlutan Pakpahan melalui Kepala Bidang Prasarana dan Parkir Alfrianto menjelaskan, area parkir Kalteng Expo diberlakukan tarif parkir insidentil.

“Jadi memang untuk area parkir Kalteng Expo menggunakan tarif parkir insidentil karena Kalteng Expo merupakan event yang masuk dalam ketentuan untuk dikenakan tarif parkir insidentil,” ungkap Alfrianto, kepada Tabengan, Senin (13/5).

Alfrianto menjelaskan, penggunaan karcis tidak lagi karena porporasi pihaknya menggunakan perhitungan Satuan Ruang Parkir (SRP) atau Uji Petik.

“Karena memang tarif parkir insidentil ini hanya berlaku untuk waktu dan kegiatan tertentu, bukan berlaku setiap hari,  seperti tarif parkir umum. Oleh karena itu masyarakat tidak perlu heran mengenai naiknya harga parkir,  karena itu sudah sesuai ketentuan,”  bebernya.

Dia menjelaskan, tarif parkir insidentil ini ditetapkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan parkir pada event tertentu.

“Tarif parkir insidentil ini hanya berlaku untuk waktu dan kegiatan tertentu, bukan setiap hari. Hal ini sesuai dengan Perda Nomor 1/2024,” jelasnya.

Jadi memang, kata Alfrianto, dalam Perda baru ini tidak terlalu banyak perubahan, hanya ada penambahan tarif insidentil dengan nominal juga yang sudah tertera sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2024.

“Kami harap dengan adanya tarif parkir insidentil ini masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan layanan parkir saat ada kegiatan atau acara tertentu di Kota Palangka Raya,” pungkasnya.

Berdasarkan ketentuan baru tersebut, tarif parkir insidentil ditetapkan sebagai berikut: gerobak/becak Rp2.000, sepeda motor Rp5.000, mobil pickup/jeep dan sejenisnya Rp10.000, truk/bus Rp15.000, truk gandeng Rp20.000.

Pameran Tergenang Air

Akibat hujan deras, sejumlah titik lokasi Kalteng Expo di Arena Pameran Temanggung Tilung yang digelar 11-15 Mei 2024, tak luput dari genangan air. Kondisi ini mengakibatkan pemandangan menjadi kurang nyaman, kotor dan mengganggu para pedagang UMKM yang berjualan di sekitarnya. Terlihat sekali ketidaksiapan panitia dalam mengantisipasi musim hujan.

Terkait dengan hal ini, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalteng Rangga Lesmana yang juga leading sektor Kalteng Expo mengatakan, pihaknya telah melaksanakan penanganan sementara dengan menutup sumber genangan.

“Sedang dilaksanakan penanganan sementara, menutup jalur air dan sumber genangan,” katanya, dikonfirmasin, Senin (13/5).

Kendati demikian, menurutnya, hingga kini masih belum ada keluhan dari masyarakat ataupun pedagang di Kalteng Ekspo.

Sementara itu, ia menyebutkan Pemprov Kalteng berencana akan memindahkan lokasi Kalteng Expo ke Jalan Tjilik Riwut km 5, Kota Palangka Raya.

“Rencana di Kompleks Pal 5, maka dari itu, pergelaran Kalteng Expo tahun ini akan menjadi evaluasi untuk ke depannya, agar hal serupa tidak terjadi lagi,” pungkasnya. rmp/ldw