PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Kotak amal yang ada Masjid Jami’ Nurul Jannah, Pangkalan Bun, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, digondol maling. Bahkan menurut pengurus masjid, kejadian tersebut sudah dua kali dalam satu tahun terakhir ini.
Takmid Masjid Jami’ Nurul Jannah H. Mistarim mengatakan, bahwa peristiwa pencurian kotak amal sudah dua kali, kejadian yang pertama sekitar dua bulan lalu dan kedua yakni pada Minggu (26/5) sekitar pukul 14.00 WIB.
“Kejadiannya sudah 2 kali, untuk kerugiannya kita tidak bisa pastikan karena didalam kotak, ya kira-kira dari 2 kejadian sampai jutaan,” kata H Mistarim, Rabu (29/5).
Sebab menurutnya, setiap kali pembukaan, untuk pembukaan kotak amal itu dilakukan setiap 1 minggu sekali, yakni pada hari Jumat. Rata-rata otal infaq jemaah dalam satu minggu sekitar Rp3,5 juta atau minimal Rp3 juta rupiah.
Dan kejadian yang terakhir itu terekam kamera CCTV. Modusnya, pelaku yang berusia setengah baya ini berpura-pura hendak melaksanakan sholat duhur.
Saat itu, pelaku memecah kotak amal yang terbuat dari kaca dan mengambil uang di dalamnya. Kemudian pelaku ini juga berusaha membawa kabur satu kotak amal yang terbuat dari kayu menggunakan sepeda motor, namun gagal karena kotak amal terjatuh di jalan.
“Kotak amal ini semua ada didalam masjid. Kotak amal kayu itu dia bawa keluar masjid ditutup pakai sarung, kemudian dinaikan ke motor. Saat kabur, kotak amalnya terjatuh dan ketahuan warga setempat. Namun pelaku tidak sempat terkejar,” ungkapnya.
Atas kejadian tersebut, pihaknya belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Dirinya mengajak kepada para Takmir Masjid di Pangkalan Bun dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kejadian serupa. c-uli











