PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Warga jalan Badak XVIII , Palangka Raya dibuat geger dengan masuknya sejumlah unit mobil pemadam kebakaran yang hendak memadamkan api yang berkobar di salah satu barak tiga pintu milik salah seorang warga bernama Turiman (63) sekitar pukul 23.30 WIB, Sabtu(24/5).
Diketahui, penghuni barak tersebut bernama Putri, mahasiswa yang masih aktif berkuliah di Unversitas Palangka Raya (UPR). Ia menjelaskan, saat peristiwa kebakaran tersebut terjadi sedang bepergian keluar sedangkan adiknya yang baru datang dari kota Banjarmasin juga bepergian tidak lama setelah dirinya keluar.
“Kebetulan ada ade saya yang datang dari Banjarmasin, kami keluar sebentar, tapi saya duluan keluar ade saya yang belakangan tadi,” jelasnya.
Untungnya peristiwa kebakaran tersebut diketahui salah seorang warga yang curiga saat melihat kepulan asap hitam yang keluar dari dalam barak yang terbakar, dengan kesigapan dari warga sekitar api akhirnya dengan cepat dapat dipadamkan dan tidak merembet unit barak sebelahnya.
Sucipto, Ketua Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat (Disdamkarmat), mengatakan penyebab dari kebakaran itu adalah diduga dari korsleting listrik dari dalam ruangan kamar barak yang ditinggal pemiliknya bepergian sekitar satu jam lamanya.
“Korsleting listrik ada kemungkinan dari kipas angin, yang jelas di dalam ruang kamar tidur itu ada kipas angin, spring bed dan semua itu terbakar,” kata Sucipto.
Saat menyusuri ruangan yang terbakar tersebut, terlihat colokan listrik yang masih dalam kondisi terpasang serta ada kasur dan kipas angin yang terbakar, namun saat itu ada kabel yang terputus diduga penyebab awal mula kebakaran.
Untungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun diperkirakan kerugian yang dialami mencapai jutaan rupiah, saat ini pihak kepolisian Polresta Palangka Raya dan Polsek Pahandut tengah melakukan olah TKP serta penyelidikan guna memastikan penyebab pasti dari kebakaran itu. mak











