Hukrim

Polres Kobar Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

53
×

Polres Kobar Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Sebarkan artikel ini
UPACARA-Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa memimpin Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 di halaman Mapolres Kobar. FOTO ISTIMEWA

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID  – Polres Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang bertempat di Halaman Apel Mapolres Kobar, Jalan P. Diponegoro, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Selasa (2/6).

Upacara Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni tersebut dipimpin Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa dan dihadiri Wakapolres, PJU, perwira, ASN dan sejumlah personel Polres Kobar.

Kapolres Kobar menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila adalah momen ketika seluruh bangsa Indonesia tidak hanya mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945.  Pancasila adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” ujarnya membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi.

Ditegaskan, memperkokoh ideologi Pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.

Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap Pancasila pun semakin nyata. Saat ini katanya, penyebaran paham-paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi yang mengancam kohesi sosial masyarakat Indonesia.

“Oleh karena itu, melalui Asta Cita, kita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan: dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital,” tegasnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila ini harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan bangsa.

“Jika kita ingin mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pembangunan,” tutupnya. c-uli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *