PEMPROV KALTENG

107 Unit Kendaraan Dinas Kalteng Terjual

55
×

107 Unit Kendaraan Dinas Kalteng Terjual

Sebarkan artikel ini
LELANG- Berbagai jenis kendaraan yang dilelang di Kantor Disperindag Kalteng, Jalan Yos Soedraso  Palangka Raya beberapa waktu lalu. Inset Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah  Syahfiri TABENGAN/RAHUL

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berhasil menjual sebanyak 107 unit kendaraan dinas dalam kegiatan lelang yang dilaksanakan pada 15 Mei 2025 lalu, melalui situs resmi pemerintah di lelang.go.id. Lelang ini mencakup kendaraan roda dua, roda tiga, roda empat, alat berat hingga dump truck yang berasal dari berbagai instansi di lingkup Pemprov Kalteng.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah  Syahfiri menjelaskan, kegiatan lelang tersebut merupakan bagian dari upaya optimalisasi aset daerah. Lelang dilakukan terhadap kendaraan yang dinilai sudah tidak efisien untuk dioperasikan kembali.

“Tujuan dilelang ini adalah ketika alat transportasi tidak bisa dimanfaatkan lagi, kemudian biaya operasional dan pemeliharaannya besar, jadi sudah tidak efisien lagi. Maka ketika dilelang, akan memiliki nilai manfaat atau nilai jualnya,” kata Syahfiri saat dikonfirmasi di Palangka Raya, Rabu (9/7).

Dari total 160 unit kendaraan yang dilelang, sebanyak 107 unit berhasil terjual, sementara sisanya belum laku. Kendaraan yang dilelang berasal dari berbagai jenis dan kondisi. Proses penentuan harga lelang dilakukan melalui mekanisme penilaian resmi oleh Penilai Pemerintah dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalimantan Selatan dan Tengah.

“Harga yang ditawarkan dalam lelang bukan asal-asalan, tapi diambil berdasarkan hasil penilaian oleh DJKN. Penilaiannya mencakup kondisi kendaraan dan nilai wajar pasar,” tambah Syahfiri.

Seluruh hasil penjualan kendaraan tersebut telah masuk ke kas daerah dan tercatat sebagai bagian dari pendapatan asli daerah (PAD). “Untuk yang sudah laku, tentu hasilnya masuk ke kas daerah sebagai pendapatan,” ujarnya.

Syahfiri juga menyebutkan bahwa kendaraan yang dilelang tersebar di sejumlah titik lokasi, yaitu gudang milik Pemprov di Jalan G Obos, Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Jalan Yos Sudarso, Kantor Balai UPT Dinas PUPR di Jalan Tjilik Riwut Km 3, kompleks bengkel alat berat di Jalan RTA Milono dan lokasi di Tumbang Hiran.

Sebelum pelaksanaan lelang, panitia juga menyediakan waktu khusus untuk masyarakat yang berminat agar bisa melakukan pengecekan fisik terhadap kendaraan.

“Waktu untuk answering dan cek fisik sudah disediakan agar peserta lelang bisa menilai langsung kondisi unit di lokasi masing-masing,” pungkasnya. ldw

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *