SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Seorang kernet bus sekolah bernama Rafliyadi (20) nyaris tewas dan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Murjan Sampit usai lehernya digorok oleh seorang karyawan yang jadi penumpang bus.
Peristiwa nahas ini terjadi di blok G 33/ G 34, divisi D estate PT Sukacadi Sawit Mekar, tepatnya di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sekitar pukul 11.30 WIB, Rabu (14/9) lalu.
Kapolsek Telawang Ipda Rahmat Efendy mengatakan, kejadian bermula ketika korban selesai mengantarkan anak sekolah di lahan selatan. Di waktu bersamaan datang pelaku Bima Sukma Putra (19) ingin ikut menumpang ke lahan utara dengan alasan mengambil motor.
Setelah diizinkan Bima duduk di bangku paling belakang. Korban pada saat itu menjadi sopir menggantikan temannya. Sesampainya di TKP, Bima berjalan perlahan dan langsung menikam leher korban menggunakan pisau.
Leher Digorok, Kernet Bus Sekolah Nyaris Tewas











