Hukrim  

Teror Bakar Rumah Gunakan Ban dan Minyak Tanah

Teror Bakar Rumah Gunakan Ban dan Minyak Tanah
FOTO ISTIMEWA NYARIS TERBAKAR-Tampak dua bangunan rumah warga yang diduga nyaris dibakar orang tak dikenal, Senin (14/10) dini hari.

* Kian Merajalela, Palangka Raya Siaga Satu, 2 Rumah Nyaris Terbakar

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Teror pembakaran rumah di Kota Cantik terus berlanjut. Senin (14/10) dini hari, dua rumah nyaris hangus dilalap api. Pemerintah Kota Palangka Raya menetapkan status siaga satu, terkait kebakaran dan dugaan pembakaran puluhan rumah di kota ini.

Dalam dua bulan terakhir, warga Palangka Raya terus dihadapkan dengan insiden kebakaran dan dugaan pembakaran terhadap rumah kosong, yang terjadi hampir setiap hari. Fenomena ini memicu kekhawatiran dan waspada di tengah masyarakat, mengingat dampak yang ditimbulkan semakin luas.

Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu menjelaskan, pihaknya telah memperketat pengawasan dengan mengoptimalkan peran satuan keamanan lingkungan (satkamling) di setiap wilayah kota.

“Kami telah meningkatkan keamanan dengan optimalisasi satkamling,” ujar Hera, Senin (14/10).

Peningkatan status siaga ini juga diiringi dengan rencana pemerintah untuk memperketat pengawasan di semua lini. Langkah itu diambil sebagai respons terhadap meningkatnya frekuensi kebakaran yang terus terjadi. “Dengan adanya peningkatan kebakaran, pengawasan akan semakin diperketat,” tambahnya.

Kesadaran bersama diharapkan menjadi kunci dalam mengurangi risiko kebakaran yang semakin meresahkan. Pemko Palangka Raya akan terus berkoordinasi dengan stakeholders terkait, untuk memastikan tindakan pencegahan dilakukan secara maksimal.

Rumah Dibakar

Sementara itu, teror pembakaran rumah kosong kembali berlanjut, dua rumah kosong nyaris terbakar, Senin (14/10) dini hari. Peristiwa pertama terjadi di sebuah rumah kosong Jalan Beliang IX, Kelurahan Palangka.  Api berhasil dipadamkan penghuni rumah sebelum membesar. Dari lokasi tersebut turut ditemukan sebuah ban bekas yang terbakar.

Sera, salah satu penghuni rumah mengatakan, saat kejadian berada di kamar. Pada pukul 00.30 WIB ia mendengar suara kaki dari luar rumah seperti mengendap-mengendap.

Suara tersebut kemudian diabaikan. Namun, pada pukul 01.00 WIB, ia melihat ada cahaya merah dari balik ventilasi kamar dan bau minyak tanah. Segera penghuni rumah yang lain panik dan segera memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

“Saya waktu itu belum tidur, masih main handphone. Mendengar ada suara langkah kaki, namun saya abaikan. Tiba-tiba ada cahaya merah dari ventilasi dan bau minyak tanah sangat menyengat,” ungkapnya.

Senada, Stepanus, penghuni rumah lainnya menyebut jika rumah kosong yang diduga sengaja dibakar tersebut merupakan rumah peninggalan orang tua. Namun sejak 2016, rumah dikosongkan untuk pindah ke rumah baru di sampingnya.

“Sudah kosong lama karena kami pindah ke rumah baru yang sudah jadi. Mungkin tahun 2016 kami pindah ke rumah di depan sini,” tuturnya.

Percobaan pembakaran rumah kosong selanjutnya terjadi di Jalan Rajawali VII Gang Jenaka, Kelurahan Bukit Tunggal. Dalam peristiwa tersebut rumah kosong telah hangus disebagian area dinding.

Proses penyelidikan kini telah dilakukan Satreskrim Polresta Palangka Raya. Garis polisi telah terpasang di dua rumah yang diduga menjadi sasaran aksi pembakaran.

Diselidiki dan Aktifkan Siskamling

Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya AKP Rian Permana mengatakan, masih melakukan penyelidikan terkait dugaan upaya pembakaran rumah kosong.

“Masih dalam penyelidikan, nanti akan kami informasikan lebih lanjut jika ada hasil,” tuturnya.

Sementara, Lurah Palangka Dawid usai peninjauan lokasi pembakaran di Jalan Beliang IX mengatakan, telah menindaklanjuti instruksi Wali Kota Palangka Raya agar masyarakat mengaktifkan kembali siskamling di lingkungan.

“Sudah kita tindak lanjuti dengan menyampaikan ke ketua RT agar mengaktifkan siskamling. Jika tidak ada poskamling. Maka tersebut RT atau teras rumah warga bisa dijadikan tempat berkumpul,” sebutnya.

Khusus di Kelurahan Palangka, imbuh Dawid, pihaknya juga sudah meminta ketua RT untuk mendata rumah-rumah kosong yang ada di lingkungannya.

“Selain mendata rumah kosong, kita juga melaksanakan patroli bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” tuturnya. nws/fwa