KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Akibat luapan air dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas yang terjadi sejak Rabu (9/4) siang sampai Kamis (10/4), ratusan rumah warga Desa Bajuh, Kecamatan Kapuas Tengah, terendam air hingga mencapai atap rumah mereka.
Seperti dikatakan Rahmadi Bucun, salah satu warga yang juga Ketua DAD Kecamatan Kapuas Tengah, banjir kali ini agak berbeda daripada sebelumnya, bahkan cenderung lebih parah hingga mencapai 4 meter.
Sementara debit air sendiri datang secara tiba-tiba dan sangat cepat tingkatannya, sehingga banyak warga yang tidak sempat menyelamatkan harta bendanya, terutama barang elektronik.
“Datangnya air sangat cepat, tidak seperti biasa yang naiknya bertahap. Untuk kondisi cuaca intensitas hujan sangat tinggi dan dari sejak subuh Desa Bajuh diguyur hujan,” katanya.
Dari pantauan di lapangan, akibat luapan DAS Kapuas ini juga sudah mulai merendam permukiman warga Desa Merapit atau Pujon seberang dan kondisinya tidak beda jauh dengan Desa Bajuh. Banjir ini sudah kali ketiga dialami oleh warga Bajuh sejak Januari 2025. c-yul





