PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya Ika Priti meminta masyarakat di wilayah Kalteng mewaspadai potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir selama sepekan mendatang.
“Berdasarkan analisis, diperkirakan selama sepekan ke depan wilayah Kalteng yang berpotensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir kilat dan angin kencang,” ujarnya saat diwawancarai Tabengan, Minggu (20/4).
Menurutnya, hal itu terjadi dikarenakan suhu udara di Kalteng saat ini berkisar antara 23°C–33°C dengan kelembaban udara berkisar antara 60%–100%.
“Angin umumnya bertiup dari selatan–timur laut dengan kecepatan berkisar antara 5–25 km/jam,” katanya.
Disebutkan Ika, berdasarkan prospek cuaca sepekan ke depan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang, berpotensi terjadi di beberapa wilayah di Kalteng, yakni Kabupaten Katingan, Gunung Mas, Pulang Pisau, Kota Palangka Raya, Kapuas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, dan Barito Timur.
“Dampak tersebut antara lain genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang,” ungkapnya.
Dengan meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem sebagai dampak dari perubahan iklim global, BMKG terus memperkuat sistem peringatan dini dan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam upaya mitigasi bencana.
“Cuaca adalah salah satu faktor yang tak dapat dikendalikan, namun kesiapsiagaan dan kewaspadaan bisa mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan,” tambahnya.
Masyarakat Kalteng diimbau untuk menjauhi pohon besar yang rawan tumbang, hingga baliho yang tidak berada di lapangan atau tempat terbuka untuk menghindari sambaran petir.
“Kami juga mengimbau masyarakat Kalteng agar mewaspadai potensi hujan lokal intensitas sedang hingga lebat dengan durasi singkat yang dapat disertai petir kilat dan angin kencang ataupun angin puting beliung,”pungkasnya. dte











