PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran memberikan tanggapan santai terkait parodi yang dibuat oleh seorang konten kreator mengenai sosok Gubernur Kalteng. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari dinamika dalam berdemokrasi dan tidak perlu dibesar-besarkan.
“Biasa saja, itu hal yang biasa karena ini kan demokrasi. Tidak semua orang akan senang, pasti ada yang senang dan ada yang tidak senang. Selesai-selesai saja, bagus-bagus saja,” ujar Agustiar Sabran, di Palangka Raya, Selasa (22/4).
Gubernur menegaskan bahwa tidak merasa terganggu dengan parodi tersebut, selama masih dalam batas wajar dan tidak merusak nilai-nilai etika serta adat istiadat yang dijunjung tinggi di Kalteng.
“Kalau saya pribadi, biasa aja, sah-sah saja. Untuk motivasi saya, walaupun sebenarnya nggak pas, akan tetapi kalau kita lihat dari sisi kritik membangun, saya sangat suka. Tapi kalau memperolokkan pimpinan, ya tentu berbeda,” tegasnya.
Agustiar juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam berkonten, terutama karena Kalteng dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi adat dan budaya.
“Kita ini kan dikenal dengan adat istiadat. Kalau tidak nyambung sedikit, ya kita perbaiki. Mungkin kalau di luar negeri beda, tapi kalau saya pribadi, tidak ada masalah. Harapan saya, yang penting kontennya membangun dan menyejukkan untuk semua orang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, kritik yang disertai solusi akan jauh lebih bermanfaat bagi kemajuan daerah dan masyarakat.
“Yang penting, kalau ada kritik, kasih juga solusinya. Itu yang kita harapkan,” tutupnya. ldw











