MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID – Seorang pria di Lahei II, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara (Barut), tewas usai menggorok dirinya sendiri dengan gergaji kayu, Rabu (11/6) sekitar pukul 10.30 WIB.
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, pria tersebut bernama Teguh Pramono dan diduga memiliki gangguan jiwa (ODGJ).
“Menurut keterangan warga sekitar, diduga gangguan jiwa yang mana sering ditemukan sering ngomong sendiri dan apabila komunikasi dengan orang lain terkadang tidak fokus dengan topik yang dibicarakan,” ujar Kapolsek Lahei Iptu Dikky Albert Pasaribu melalui keterangan pers tertulis.
Berkaitan dengan kronologis terjadinya peristiwa bunuh diri itu, sebelumnya korban baru tiba dari Sampit, Kotawaringin Timur. Saat itu, saksi Heri Irama bertemu dan memberikan salam.
“Usai bersalaman dengan Heri, tanpa bicara apapun, korban langsung ambil gergaji dan menggorok lehernya,” ujarnya.
Melihat aksi korban, Heri langsung memanggil saksi lainnya bernama Dedi Rahman beserta warga lainnya untuk mengecek apa yang dilakukan korban.
“Saat dilihat ternyata korban sudah tergeletak di lantai dengan kondisi meninggal dunia. Darahnya tergenang di sekitar tubuhnya. Dan terdapat gergaji di dekat tubuh korban,” ujar Kapolsek.
“Dari hasil pengamatan terdapat luka dibagian leher sedalam sekitar 15 cm,” tambahnya.
Terhadap kejadian ini, pihak keluarga mengikhlaskan kepergian korban dan membuat pernyataan untuk tidak menuntut apapun. Setelah itu, korban dimakamkan di Pekuburan Muslim di Lahei 2 pada hari itu juga.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebelum tewas bunuh diri, pada 21 Mei 2025 lalu, korban pernah menganiaya adiknya. Saat itu, korban dilaporkan ke Polsek Lahei dan juga dibawa ke RSUD Muara Teweh untuk diberikan obat penenang. Usai diberi obat penenang, korban dibawa ke rumah orang tuanya di Sampit. c-old





