PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- Seorang pengendara motor menjadi korban benang layangan jenis gelasan saat melintas di Jalan Adonis Samad, Kelurahan Panarung, Rabu (2/7). Insiden ini menyebabkan luka gores cukup serius di bagian wajah korban.
Korban yang diketahui bernama Gusti, menceritakan bahwa kejadian bermula saat dirinya sedang dalam perjalanan pulang setelah bekerja. Tanpa diduga, benang layangan yang nyaris tak terlihat melintang di jalan dan mengenai wajahnya.
“Saya kaget, tiba-tiba ada benang melintang langsung mengenai wajah saya. Ternyata itu benang gelasan. Wajah saya langsung terasa perih dan nyeri, lalu saya berhenti untuk mengecek luka,” ujarnya saat ditemui awak media, Jumat (4/7).
Benang gelasan dikenal berbahaya karena dilapisi bahan abrasif untuk memutus benang lawan dalam permainan layangan. Namun, penggunaannya di area pemukiman atau dekat jalan raya sangat berisiko dan dapat membahayakan pengguna jalan.
Menanggapi kejadian ini, Kanit Patroli Turjawali Satlantas Polresta Palangka Raya Ipda Dedi Hendra Kurniawan, mengimbau para pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintas di kawasan terbuka atau lokasi yang sering dijadikan tempat bermain layangan.
“Kami mengimbau para pengendara agar selalu waspada, terutama saat melintas di sore hari ketika aktivitas bermain layangan meningkat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa penggunaan benang gelasan di dekat jalan raya sangat membahayakan dan dapat menimbulkan kecelakaan serius.
“Kami mengingatkan masyarakat, khususnya para pemain layangan, untuk tidak bermain layangan di dekat jalan umum atau area yang ramai dilalui kendaraan,” tegasnya. dte











