PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- Perseteruan dua ibu muda di Palangka Raya berakhir damai setelah dimediasi oleh tokoh masyarakat Cak Sam di Markas Laskar Ngopi (MALAPI), Jalan Yos Sudarso, Kamis (3/7). Konflik keduanya sempat memanas dan menjadi konsumsi publik karena saling membuka aib dan menyebar ujaran kebencian di media sosial.
Perselisihan ini bermula dari dugaan perselingkuhan Bunga (25), yang telah bersuami, dengan Kumbang (28), suami dari Melati (26). Perselingkuhan tersebut terungkap setelah Melati bersama keluarganya memergoki suaminya sedang bersama Bunga di dalam mobil, sekitar pukul 01.00 WIB di area parkir Palangka Raya Mall.
Setelah kejadian itu, Bunga merasa tersudut dan mengunggah foto Melati mengenakan daster di akun Instagram pribadinya, disertai dengan keterangan bernada hinaan dan ujaran kebencian. Merasa dipermalukan, Melati membalas dengan membuat akun anonim dan menyebarkan foto lama Bunga yang tidak pantas, yang diperoleh dari orang terdekat Bunga. Foto itu disebut merupakan tangkapan layar dari video call yang dilakukan Bunga bersama mantan kekasihnya lima tahun lalu.
Situasi pun memanas hingga akhirnya Cak Sam turun tangan. Ia menginisiasi pertemuan dan mediasi antara Bunga dan Melati di markas komunitas sosial MALAPI. Dalam mediasi tersebut, turut hadir suami masing-masing pihak serta keluarga dan kerabat terdekat mereka.
“Alhamdulillah, mediasi berjalan lancar meski sempat terjadi ketegangan,” ujar Cak Sam usai kegiatan.
Hasil dari mediasi tersebut, Bunga mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada Melati. Ia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Melati pun menerima permintaan maaf tersebut dan turut meminta maaf atas penyebaran foto pribadi Bunga. fwa











