Hukrim

Kebakaran Hanguskan Rumah dan Warung di Hanau

56
×

Kebakaran Hanguskan Rumah dan Warung di Hanau

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN-Kondisi rumah dan warung yang ludes terbakar di Hanau. FOTO ISTIMEWA

KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID – Kebakaran melanda kawasan pemukiman di Jalan Bakrie Entong, Desa Pembuang Hulu I, Kecamatan Hanau, Selasa (2/9). Peristiwa tersebut menghanguskan sebuah rumah sekaligus warung milik warga dan memicu respons cepat dari tim pemadam kebakaran.

Laporan pertama diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Sektor Hanau pada pukul 14.20 WIB. Hanya dua menit berselang, tim langsung bergerak menuju lokasi dan tiba pada 14.24 WIB. Upaya pemadaman dimulai pukul 14.25 WIB dan api berhasil dikendalikan pada 16.40 WIB. Seluruh personel kembali ke markas pada 16.42 WIB dalam keadaan selamat.

Pemilik rumah, Triono, diperkirakan mengalami kerugian material mencapai ratusan juta rupiah. Satu unit mobil Avanza senilai Rp150 juta, satu sepeda motor Rp30 juta, serta bangunan rumah dan warung dengan estimasi Rp300 juta ludes terbakar. Sementara itu, warga lain bernama Sainor Arafat hanya mengalami kerusakan ringan pada sepeda motornya. Tragisnya, istri Triono menderita luka bakar sekitar 25 persen dan kini tengah mendapat perawatan medis.

Kepala DPKP Seruyan Sri Susanti, mengungkapkan tim sempat menghadapi kendala serius. “Satu unit mobil damkar sektor Hanau tidak dapat dioperasikan sehingga strategi pemadaman sempat terganggu,” jelasnya.

Meski begitu, api akhirnya dapat dipadamkan berkat sinergi antara regu piket, regu non-piket, BPBD Pos Hanau, serta warga sekitar. Kondisi cuaca yang panas sempat mempercepat penyebaran api, namun kerja sama seluruh pihak berhasil mengendalikan situasi.

Sri Susanti mengapresiasi dukungan masyarakat yang turut membantu dengan tenaga maupun logistik. Menurutnya, partisipasi warga sangat membantu mempercepat proses pemadaman dan mencegah kebakaran meluas.

Ia juga menegaskan perlunya evaluasi pasca kejadian, termasuk perbaikan segera terhadap armada damkar yang rusak serta pengadaan alat pelindung diri seperti sepatu PDL untuk keselamatan personel.

“Hal ini menjadi prioritas dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran di masa mendatang,” pungkasnya. c-zul

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *