PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya kembali memanfaatkan lahan pertanian yang ada di dalam lapas. Kali ini, petugas bersama warga binaan berhasil memanen 8 kilogram sayur kangkung segar serta sejumlah terong hasil budidaya mereka, Kamis (11/9).
Kegiatan panen tersebut menjadi salah satu wujud nyata komitmen Lapas Perempuan dalam mendukung program ketahanan pangan. Selain memenuhi kebutuhan internal, hasil panen juga menunjukkan bahwa lahan terbatas dapat dioptimalkan menjadi sumber produksi yang bermanfaat.
Kalapas Perempuan Palangka Raya Hani Anggraeni, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden serta 13 program akselerasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Menurutnya, ketahanan pangan kini menjadi salah satu fokus utama yang terus dikembangkan.
“Panen ini merupakan salah satu wujud komitmen Lapas Perempuan Palangka Raya dalam memberdayakan warga binaan secara berkesinambungan, sekaligus mendukung program ketahanan pangan,” ungkap Hani.
Melalui program pembinaan kemandirian, warga binaan mendapatkan pengalaman langsung di bidang pertanian. Mereka diajarkan mulai dari proses menanam, merawat, hingga memanen sehingga memiliki keterampilan baru yang dapat berguna setelah bebas nanti.
Tidak hanya sebatas keterampilan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kerja keras, tanggung jawab, serta kerja sama. Dengan demikian, panen sayuran diharapkan membawa manfaat ganda, baik untuk kebutuhan Lapas maupun sebagai bekal pembinaan mental dan sosial bagi warga binaan. fwa











