SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Bersemi di Desa Seragam Jaya Kecamatan Seranau Kabupaten Kotawaringin Timur baru-baru ini mengikuti program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan GERBANG SERU (Gerakan Bangun Sirkular Ekonomi Unggul) berbasis nanas dan maggot.
Kegiatan yang berlangsung dari Agustus hingga Oktober 2025 ini merupakan bentuk pelaksanaan dari Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat yang diberikan Kemendiktisaintek kepada Dosen di seluruh Indonesia, dan salah satunya Dosen Universitas Darwan Ali yang diketuai Ibu Yuli Andriyati, mendapatkan hibah sebesar Rp.37.750.000. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan perekonomian ibu-ibu anggota KWT dengan memanfaatkan hasil perkebunan nanas.
Dosen Universitas Darwan Ali Yuli Andriyati mengatakan Program GERBANG SERU meliputi pelatihan penentuan harga pokok produksi dan harga jual produk, pemasaran digital, pembuatan dried pineapple, dan budidaya maggot.
“Dengan kegiatan ini, KWT Melati Bersemi dapat mengolah nanas menjadi produk cemilan dried pineapple dan memanfaatkan kulit nanas sebagai bahan pangan untuk budidaya maggot,” ujarnya Jumat (3/10).
Lebih lanjut dijelaskannya tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan perekonomian ibu-ibu anggota KWT Melati Bersemi dengan memanfaatkan potensi lokal Desa Seragam Jaya. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Kemudian dirinya juga menyampaikan jika kegiatan ini didukung oleh Dosen dan mahasiswa Universitas Darwan Ali, yang terdiri dari Yuli Andriyati, M.M, Sari Atul Hilaliyah, M.M., dan Ahmad Hasanuddin, M.P. Selain itu, Erdianita juga dilibatkan sebagai penyuluh untuk tata cara mengurus izin usaha dan sertifikat halal serta Kepala BPD Desa Seragam Jaya, Agus Kustriyanto, yang mendukung kegiatan ini.
“Pemberdayaan masyarakat melalui KWT seperti ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan pemanfaatan sumber daya lokal dan pelatihan keterampilan, KWT dapat menjadi wadah penting bagi perempuan desa untuk mengembangkan potensi ekonomi mereka. Melalui kesempatan ini juga, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kemendiktisaintek dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi, yang telah memberikan dana hibah kepada Dosen untuk bisa berkontribusi lebih banyak lagi untuk masyarakat.,” pungkasnya. (C-May)





