PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan peresmian Duta Mall Palangka Raya, Jumat (3/10). Mall terbesar di Kalimantan Tengah ini resmi hadir sebagai ikon baru Kota Cantik sekaligus motor penggerak ekonomi daerah.
Acara pembukaan dihadiri Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo, jajaran Forkopimda Kalteng, serta Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin didampingi Ketua TP PKK Avina Fairid Naparin, Wakil Wali Kota Achmad Zaini, dan Forkopimda Kota Palangka Raya.
Hadir pula Owner Duta Mall Palangka Raya Dicky Gunawan, Direktur Utama PT Govindo Putra Pratama Kevin Chandra Gunawan, dan Direktur Utama PT Tata Utama Propherty Sarjono.
Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo menyampaikan terima kasih atas kepercayaan investasi yang ditunjukkan dengan hadirnya Duta Mall di Palangka Raya.
“Semoga hadirnya Duta Mall ini akan menarik pengunjung dari semua kabupaten/kota, bahkan dari Kalsel, untuk datang ke Kota Palangka Raya, sehingga menggerakkan perekonomian di Kalteng,” harap Wagub Edy Pratowo, sambil berpesan agar pihak mall melakukan koordinasi untuk urusan kelancaran arus lalu lintas atau AMDAL Lalu Lintas.
Sementara, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyebut kehadiran Duta Mall sebagai momentum bersejarah bagi ibu kota provinsi ini. Menurutnya, mall modern tersebut bukan sekadar pusat belanja, melainkan bukti nyata kolaborasi pemerintah daerah dan investor swasta dalam mewujudkan visi Palangka Raya Semakin Keren.
“Hari ini kita melihat implementasi konkret dari semangat kolaborasi. Kehadiran Duta Mall akan menjadi etalase kota, membuka ribuan lapangan pekerjaan baru, serta menjadi pintu masuk investasi besar lainnya,” ujar Fairid.
Data BPS tahun 2024 mencatat, tingkat pengangguran terbuka di Palangka Raya masih berada di angka 4,01 persen. Fairid optimis, dengan adanya investasi strategis seperti Duta Mall, angka itu dapat ditekan signifikan.
Selain membuka peluang kerja, pusat perbelanjaan modern ini diharapkan memberi efek ganda ke berbagai sektor, mulai dari UMKM, transportasi, jasa, hingga pariwisata.
Tidak hanya untuk warga lokal, keberadaan Duta Mall juga ditargetkan menarik minat masyarakat dari kabupaten sekitar seperti Kapuas, Pulang Pisau, Gunung Mas, dan Katingan. Dengan begitu, perputaran ekonomi Kota Palangka Raya diyakini akan semakin menggeliat dan menempatkan kota ini sebagai pusat pertumbuhan baru di Kalteng.
“Mari kita jaga mall ini sebagai ruang produktif, ruang kebersamaan, dan ruang pertumbuhan ekonomi inklusif,” sebutnya.
Untuk mendukung mobilitas, Fairid juga berencana untuk memperluas jalan di depan Duta Mall Palangka Raya, menata Jalan Adonis Samad agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Tata Utama Propherty Sarjono menjelaskan, setelah melalui proses panjang sejak 2019 dan sempat tertunda akibat Covid-19 pada 2020, pembukaan Duta Mall hari ini menjadi langkah besar bagi perekonomian Kalteng, khususnya di Palangka Raya.
“Hadirnya Duta Mall ini sebagai pusat perbelanjaan untuk menggerakkan perekonomian. Ini juga hadir sebagai hiburan yang aman, nyaman, dan murah untuk masyarakat,” jelas Sarjono.
Ia juga mengungkapkan bahwa mall enam lantai yang berdiri di atas lahan seluas 150 ribu meter persegi ini telah menyerap tenaga kerja lokal hingga 90%, dengan total sekitar 3.000 sampai 4.000 karyawan.
Sarjono menambahkan, mall ini memiliki total 84 tenant dan akan dilengkapi dengan pembangunan hotel 288 kamar yang ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2026. rmp/nws











