PEMPROV KALTENG

Gubernur dan Bupati Napak Tilas Berjalan Kaki Menuju Balai Sembaga Mas 

34
×

Gubernur dan Bupati Napak Tilas Berjalan Kaki Menuju Balai Sembaga Mas 

Sebarkan artikel ini
HUT KOBAR-Gubernur dan Bupati Kobar saat Napak Tilas Berjalan Kaki Menuju Balai Sembaga Mas.FOTO TABENGAN/YULIANTINI  

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID- Dalam rangkaian peringatan Hari jadi Ke-66 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), pemerintah daerah setempat menggelar upacara adat Kutaringin di Balai Sembaga Mas, Kelurahan Raja. Balai Sembaga Mas merupakan tempat bersejarah berdirinya Kabupaten Kobar di masa Kesultanan Kutaringin.

Jumat (3/10) usai melaksanakan salat Jumat, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Bupati Kobar Hj Nurhidayah dan para pejabat yang hadir, berjalan kaki dari rumah jabatan Bupati menuju Balai sembaga Mas. Kegiatan jalan kaki tersebut merupakan napak tilas perjuangan para Pendiri Kobar.

Di ruangan Balai Sembaga Mas telah dihiasi oranamen kebudayaan Kesultanan, warna kuning emas pun menjadi warna dominan mewarnai dalam Balai Sembaga Mas tersebut,  didalam ruangan itu pun terdapat nasi tumpang atau di kenal dengan Nasi Adab.

Prosesi upacara adat di Sembaga Mas dilaksanakan dengan sederhana akan tetapi penuh makna, dimana penyambutan para tamu disambut dengan tarian tradisional dan hadrah, kemudian acara diisi dengan pembacaan  sejarah berdirinya Kabupaten Kobar, dan disi juga dengan acara pantun seloka  pemotongan nasi adab, serta pemberian tali asih kepada keluarga pendiri Kobar.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari mengingat sejarah masa lalu mulai proses awal keberadaan Kabupaten Kobar hingga sampai saat ini.

“Momen ini bagian dari kita tidak meninggalkan historical atau untuk mengingat perjuangan para Pendiri Kobar, dimana dalam perjalanannya Kobar saat ini relatif cukup baik dalam tatanan pemerintahan maupun pembangunannya, semua ini tidak lepas dari kinerja pemerintah serta dukungan masyarakat dan dunia usaha, kita semua bersatu menuju Kobar Jaya,” ujar Bupati Kobar.

Bupati Kobar Hj. Nurhidayah menyampaikan bahwa acara ini merupakan wujud kebersamaan antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen dalam memperingati hari bersejarah ini.

“Semoga peringatan hari jadi Ke-66 ini menjadi momentum untuk menciptakan Kobar yang lebih baik dan Kita jangan sampai melupakan sejarah, Kabupaten Kobar baru berulang tahun ke-66 tahun, sedangkan Istana Kuning sudah ada berabad-abad,” imbuhnya.

Karena, lanjut, Bupati memaknai perayaan ini sebagai bukti bahwa kekayaan budaya dan tradisi adat masih sangat dihargai dan dirayakan di Kobar.

“Persatuan itu sangat penting dalam membangun keterpaduan untuk kemakmuran masyarakat Kobar,” pungkasnya.c-uli

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *