-
PENDIDIKAN

Yayasan Darul Ulum Gelar Perpisahan 256 Siswa

103
×

Yayasan Darul Ulum Gelar Perpisahan 256 Siswa

Sebarkan artikel ini
PERPISAHAN-Pengurus Yayasan Darul Umum bersama ratusan siswa saat gelaran perpisahan dan pelepasan di Aula Hotel Aurila. FOTO TABENGAN/FERRY WAHYUDI
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Yayasan Darul Ulum menggelar kegiatan pelepasan dan perpisahan bagi 256 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, Rabu (20/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Aurila, Jalan Adonis Samad, Palangka Raya itu berlangsung penuh haru dan dihadiri para orang tua, guru, serta pengurus yayasan.

Selain prosesi pelepasan siswa, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan 30 unit komputer dari Ketua Nadzir Yayasan Darul Ulum Sofirman, kepada pihak yayasan sebagai dukungan terhadap peningkatan fasilitas pendidikan.

Ketua Yayasan Darul Ulum H Samsuri, mengatakan ratusan siswa yang dilepas terdiri dari 106 siswa Madrasah Tsanawiyah, 87 siswa Madrasah Aliyah, dan 57 siswa Madrasah Ibtidaiyah.

Ia berharap para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dapat terus melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan tetap semangat meraih cita-cita.

“Yang diinginkan, mudah-mudahan anak-anaknya berprestasi dan dapat melanjutkan pendidikannya sesuai jenjang berikutnya. Tetap semangat dan menjadi anak yang sukses,” ucapnya.

Samsuri mengungkapkan, sebagian besar siswa di Yayasan Darul Ulum berasal dari keluarga kurang mampu. Namun kondisi tersebut diharapkan tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Rata-rata anak-anak yang ada di Yayasan Darul Ulum itu karena anak-anak kurang mampu. Tapi jangan dijadikan ketidakmampuannya itu menjadi alasan untuk tidak berpendidikan tinggi,” katanya.

Menurutnya, Yayasan Darul Ulum terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi dan pengembangan sarana prasarana agar lebih representatif.

“Kita ingin ada pendidikan di Palangka Raya yang lebih maju. Kita kolaborasi dan jadikan tempat pendidikan yang lebih representatif lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Nadzir Yayasan Darul Ulum Sofirman, mengatakan bantuan 30 unit komputer tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kebutuhan pendidikan santri dan santriwati di lingkungan yayasan.

“Ini memang kebutuhan yang sangat mendasar dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Komputer ini memang harus diadakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya bersama pengurus yayasan juga telah merancang pengembangan pondok pesantren secara bertahap, termasuk pembangunan masjid dan asrama semi-modern.

“Mungkin ke depannya bukan hanya komputer. Kami bersama Pak Haji Samsuri tetap bersinergi untuk pembangunan masjid serta pembangunan pondok pesantren yang semi-modern,” jelas Sofirman.

Ia berharap seluruh program pengembangan pesantren dapat berjalan lancar dengan dukungan semua pihak.

“Selama nafas masih di badan, kami tetap memikirkan perkembangan pesantren Darul Ulum ke depannya,” tandasnya. fwa

 

-
-
-