-
PEMPROV KALTENG

Gubernur Agustiar Bagikan 5000 Masker dan Vitamin untuk Masyarakat

131
×

Gubernur Agustiar Bagikan 5000 Masker dan Vitamin untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini
BERBAGI – Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama  organisasi kewartawanan dan media berbagi masker, vitamin serta makanan bergizi untuk warga Palangka Raya di Kawasan Bundaran Besar, Palangka Raya, Minggu (13/9/2026).FOTO TABENGAN/YULIANUS
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 5000 masker, vitamin, bubur kacang hijau, serta bantuan pendukung kesehatan lainnya dibagikan kepada masyarakat.

Pembagian bantuan tersebut dilakukan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama jajaran pemerintah di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Minggu (13/9/2026).

Agustiar mengatakan, pembagian masker merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk melindungi masyarakat dari dampak asap karhutla. Namun, upaya tersebut tidak dapat dilakukan pemerintah seorang diri dan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

“Hari ini pihak pemerintah melakukan kolaborasi dengan media membagikan masker sebagai kewajiban yang harus hadir. Selain masker, kita juga membagikan vitamin, bubur kacang hijau, dan vitamin lainnya untuk menjaga kesehatan,” ujar Agustiar.

Menurutnya, kondisi udara yang terdampak asap karhutla membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan. Penggunaan masker saat berada di luar ruangan menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan asap.

Penanganan dampak karhutla, lanjut Agustiar, juga tidak hanya berkaitan dengan kesehatan. Pemerintah harus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama air bersih.

“Pembagian masker dan air bersih mulai kita tingkatkan sejak tanggal darurat. Air bersih kita sebar dan perluas ke berbagai desa dan daerah yang membutuhkan akses air,” jelasnya.

Pemprov Kalteng juga terus meningkatkan penyediaan sumber air bersih melalui pembangunan sumur bor. Hingga kini, pembangunan sumur bor telah mencapai ratusan unit dan akan terus dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan.

“Pembuatan sumur bor sudah mencapai ratusan unit dan akan terus kita buat. Pengisian ulang air mineral juga kita lakukan di beberapa titik atau kota, disesuaikan dengan kondisi,” ungkap Agustiar.

Selain bantuan kesehatan dan air bersih, pemerintah juga menyalurkan sembako kepada masyarakat yang berhak menerima. Bantuan tersebut diberikan di luar penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat yang terdampak.

Agustiar menegaskan, kolaborasi lintas sektor akan terus dilakukan untuk menghadapi karhutla. TNI, Polri, mahasiswa, relawan, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat mengambil bagian dalam upaya pencegahan maupun penanganan dampaknya.

“Kita terus melakukan kolaborasi bersama TNI, Polri, dan elemen masyarakat. Mahasiswa dan pihak terkait juga siap bergabung dan berkoordinasi untuk mengantisipasi karhutla,” tuturnya.

Pemprov Kalteng juga menyiapkan bantuan kesehatan, relawan, serta posko oksigen untuk mengantisipasi perkembangan kondisi di lapangan. Masyarakat diimbau tetap menjaga kesehatan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, dan ikut mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. ldw/ded-red

 

-
-
-