PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan mengapung di Sungai Kahayan, tepatnya di depan Pos Polisi Air, Senin (23/3/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. Jenazah tanpa identitas tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan yang sedang mencari ikan ketika menggunakan kelotok.
Saat ditemukan, pria yang diperkirakan berusia 30 tahun ke atas tersebut menggunakan celana pendek coklat dan baju warna biru. Ditemukan pula dua unit handphone dari saku celananya.
Usai ditemukan, jenazah lalu dibawa menggunakan tali ke Pelabuhan Rambang guna keperluan evakuasi. Selanjutnya mayat dibawa ke Ruang Kamboja RSUD Doris Sylvanus untuk divisum.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri mengatakan, saat diperiksa identitas korban tidak ditemukan. Guna keperluan penyelidikan jasad dibawa ke rumah sakit.
“Saat itu nelayan mengira jika jasad adalah boneka. Namun ketika dilihat lebih dekat ternyata manusia. Kita segera menghubungi Pol Airud dan Basarnas untuk evakuasi,” katanya didampingi Wakapolresta AKBP Andiyatna.
Atas temuan mayat itu, Kapolres pun mengimbau kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya berjenis kelamin laki-laki agar melapor ke Polsek Pahandut dan Polresta Palangka Raya.
“Belum ada laporan orang hilang. Penyebab kematian masih diselidiki,” tuturnya.
Sementara, dokter forensik Ricka Brilianty mengungkapkan, jenazah diperkirakan telah meninggal selama tiga hari berdasarkan bukti fisik yang terlihat.
“Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh jenazah, tidak ada pula identitas kita temukan,” tutupnya. fwa











