Almarhum juga sempat menjadi salah satu Dekan di Universitas Muhammadyah Palangka Raya (UMP), dan hingga akhir hayatnya masih menjadi tenaga pengajar S2 dan S3 pada Program Pasca Sarjana Universitas Palangka Raya.
Selain itu, almarhum semasa menjadi Kadishut hingga sekarang, juga dikenal dekat dan baik dengan wartawan.
Kadishut Provinsi Kalteng Sri Swanto di sela-sela melayat di rumah duka, mengaku jajaran Dishut Kalteng kehilangan sosok almarhum H Ahmad Basuniansyah, yang dikenalnya sebagai seorang pekerja keras.
‘’Ketika bertugas di Dinas Kehutanan, almarhum sangat mengenal ruang dan lingkup kerja di Dinas Kehutanan. Beliau begitu mengenal baik seluruh pegawai mulai yang terendah. Beliau adalah guru dan panutan saya,” ungkap Sri Swasono.
Sementara mantan Wali Kota Palangka Raya dua periode H Riban Satia yang kenal dengan almarhum sejak masih remaja, mengaku juga merasa kehilangan sosok almarhum yang dikenal begitu dekat dengan masyarakat, seperti melalui pembangunan Masjid Al Ukhuwah Palangka Raya.
Sejak kabar berpulangnya almarhum, ratusan pelayat dan ucapan duka cita berdatangan ke rumah duka di Jalan Pinus Indah Palangka Raya.
Setelah disalatkan di Masjid Al Ukhuwah, di tengah hujan rintik-rintik yang mengguyur Kota Palangka Raya, Selasa (5/4/2022) siang, almarhum dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jalan Tjilik Riwut Km 12 Palangka Raya. jsi











