Spirit Kalteng

Tingkatkan Produk Pangan Lokal untuk Penuhi Kebutuhan Nasional

45
×

Tingkatkan Produk Pangan Lokal untuk Penuhi Kebutuhan Nasional

Sebarkan artikel ini
PELATIHAN- Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Pemanfaatan Riset dan Inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Mego Pinandito, memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan. ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id– Yayasan Batang Kayu Garing Palangka Raya bersama Universitas Palangka Raya (UPR) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar Pelatihan Pengembangan Pangan Lokal dan Agroekowisata di Kota Palangka Raya, Rabu (13/4). Pelatihan digelar secara daring, diikuti pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Ketua Yayasan Batang Kayu Garing Palangka Raya Alexander Sonny Keraf mengatakan, pelatihan ini dimaksudkan untuk meningkatkan daya dan kapasitas produksi pelaku UMKM di Kalteng. Diakui Sonny, kebutuhan pangan nasional saat ini bergantung dari impor.  Mulai dari beras, jagung, bawang, garam, daging dan lainnya.

Sonny menilai impor barang merupakan kepentingan elit penguasa dan  pengusaha yang berburu renteng untuk mendapatkan keuntungan bisnis mereka. Dengan memanfaatkan pasar dalam negeri yang begitu besar, mereka secara instan mengimpor dari luar dan memperoleh keuntungan.

Di sisi lain, upaya untuk pembinaan terhadap petani, nelayan dan pelaku UMKM tidak dilakukan secara serius.

“Tidak benar-benar meningkatkan kapasitas dan produksi mereka. Belum lagi mereka berhadapan dengan tengkulak. Mereka dibiarkan tidak berdaya,” kata mantan Menteri Lingkungan Hidup era Abdurahman Wahid ini.

Arah dari pelatihan  ini, kata Sonny, merupakan langkah awal untuk memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM. Target besarnya kedaulatan pangan, yakni terpenuhinya kebutuhan pangan dalam negeri dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia lokal, serta sumber daya produksi. Artinya petani, nelayan dan pelaku UMKM harus diberdayakan.

“Program ini menyasar ke sana,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *