SAMPIT/tabengan.co.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur menyiapkan 9 kapal untuk menghadapi arus balik yang dimulai sejak 5 Mei lalu di Pelabuhan Sampit, pasca-Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.
Kepala KSOP Agustinus Maun mengatakan, bahwa 9 kapal tersebut terbagi di antaranya sebanyak 4 armada dari PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Sampit dan 5 armada dari PT Dharma Lautan Utama.
“Selain untuk arus balik, kapal-kapal ini nantinya akan membawa penumpang yang mudik susulan. Karena berdasarkan informasi, masih ada masyarakat melakukan perjalanan mudik di Pelabuhan Sampit, tapi jumlahnya tidak terlalu signifikan,” kata Agustinus, kepada awak media, Jumat (6/5/2022).
Menurutnya, periode arus balik akan terjadi hingga 18 Mei mendatang. Ini merupakan hasil rapat koordinasi bersama stakeholder ketika persiapan angkutan mudik Lebaran pada April lalu, dan setelah tanggal tersebut akan disebut keberangkatan biasa.
Tak lupa juga, Agustinus mengingatkan kepada seluruh operator agar memastikan kelayakan kapal untuk berlayar dan sumber daya manusianya. Selain itu, ia juga mengimbau agar pihak operator mempersiapkan alat keselamatan dengan baik, sehingga aktivitas pelayaran berjalan dengan lancar. c-prs











