PALANGKA RAYA/tabengan.co.id- Sejumlah perwakilan guru Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) Palangka Raya menggelar audiensi bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kamis (2/6/2022). Kedatangan rombongan tersebut dalam upaya mempertanyakan keterlambatan gaji yang beberapa bulan ini belum dibayarkan.
Sebanyak 12 orang perwakilan bertemu langsung jajaran Disdik Kota, yang diwakili bagian keuangan dinas terkait. Koordinator Guru P3K Kota Palangka Raya Stepanus menuturkan, hasil pertemuan ternyata menemukan titik terang dan ada solusi terkait itu.
“Kami datang ke sini untuk memastikan penggajian guru P3K, dan hasil koordinasi dengan bagian keuangan Bu Yuyun, cukup positif,” ujarnya kepada Tabengan, ketika dikonfirmasi usai pertemuan.
Ditambahkannya, keterlambatan penggajian yang terjadi, akibat gangguan pada sistem terkait. Stepanus menceritakan, informasi yang mereka terima, akibat gangguan itu maka jajaran bersangkutan memerlukan waktu dalam menyinkronkan sistem tersebut.
Selain itu, ujarnya, sudah ada notifikasi dari Sekretaris Daerah (Sekda), bahwa disetujui untuk pergeseran, sehingga disetujui untuk segera dibayarkan.
“Keterlambatan sebelumnya terjadi selama 3 bulan, seharusnya Juni ini dibayarkan, dan kita masih menunggu sinkronisasi terkait sistem untuk segera dibayarkan,” ujarnya.
Ditegaskan, seharusnya pelaksanaan pembayaran per Juni ini, dan rencananya nanti akan dibayar sekaligus (sistem rapel) pada April, Mei dan Juni.
Terkait itu dirinya berharap agar pelaksanaan pembayaran dapat dilaksanakan, tentunya juga para guru P3K terus melaksanakan kinerja dan proses belajar mengajar dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah itu.
Ketika disinggung harapan ke depan, ia menginginkan para guru P3K terus meningkatkan kompetensi, banyak belajar dan meningkatkan ilmu pengetahuan serta teknologi secara optimal. Karena apa yang dibayarkan pemerintah, sebagai timbal balik dari kinerja guru dalam memaksimalkan kualitas pendidikan di Kota Palangka Raya. drn











