PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Persediaan vaksin Covid-19 beberapa daerah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami kekosongan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalteng sudah meminta ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) untuk memenuhi persediaan di Kalteng.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Provinsi Kalteng dr Riza Syahputra menyampaikan, saat mengecek peningkatan capaian vaksinasi Covid-19 di Sampit, Kotawaringin Timur, memang kosong persediaan di beberapa fasilitas kesehatan.
“Selain Kotim, ada beberapa kabupaten yang juga kosong persediaan vaksin Covid-19, yakni Kotawaringin Barat Kobar dan Seruyan. Surat sudah kami layangkan ke pusat, Bapak Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng sudah membuat surat permintaan lagi ke Kemenkes RI, tetapi jawaban dari Kemenkes masih sedang dalam pengadaan vaksin,” kata Riza, Senin (26/9).
Sementara itu, persediaan di beberapa daerah masih ada. Riza sudah menanyakan langsung ke beberapa daerah seperti Barsel dan Katingan masih ada persediaan, untuk daerah lain belum dapat informasi terkait stok vaksin Covid-19.
Kosongnya persediaan vaksin Covid-19 di beberapa daerah, dari informasi yang didapat Riza, bahwa di Kemenkes stok vaksinnya sedang kosong juga. Ini karena vaksin yang beredar selama ini kebanyakan hibah dari luar negeri ke Indonesia, kemudian di bagi-bagi lagi ke provinsi dan kabupaten/kota.
Sekarang ini, lanjut Riza, pemerintah melalui Kemenkes mulai mengadakan sendiri. Artinya untuk sekarang ini beli sendiri karena sudah tidak ada hibah lagi dari luar negeri. Di Kalteng pada prinsipnya menunggu distribusi dari Kemenkes sebagai leading sektor yang untuk pengadaan pembelian vaksin tersebut, sehingga dari provinsi maupun kabupaten/kota tidak mengeluarkan dana dan tinggal menunggu pengiriman.
“Vaksinasi sehari-hari itu sebetulnya berjalan saja, kemudian antusiasme masyarakat untuk vaksinasi juga begitu tinggi, ini juga bisa menyebabkan stok vaksin kita menipis, bahkan kosong,” imbuh Riza.
Sementara itu, capaian vaksinasi di Kalteng booster dosis pertama belum mencapai target, masih di bawah 40 persen. Padahal kekebalan kelompok itu 70 persen, termasuk nasional juga belum mencapai target dan saat ini masih terus berupaya. Hal ini bukan hanya di Kalteng, tetapi di seluruh Indonesia. Kendati demikian, vaksinasi dosis pertama dan kedua sudah memenuhi target.
Tetapi berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, jumlah stok vaksin di dinas dan Faskes yang tersebar di 14 kabupaten/kota, Minggu (25/9) 2022, Kobar (2,226), Kotim (3,354), Kapuas (2,550), Barsel (756), Barut (3,396), Sukamara (2,430), Lamandau (1,970), Seruyan (1,538), Katingan (1,293), Pulang Pisau (299), Gunung Mas (1,846), Bartim (1,690), Murung Raya (556) dan Kota Palangka Raya (1,024), jumlah total stok vaksin di Kalteng 24,930 dosis.yml











