Kasat Reskrim: Sedang Kita Dalami Kasus Ini
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Agar karyawan PT Berkala Maju Bersama (PT BMB) bisa bekerja dengan tenang dan aman tanpa gangguan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab, para karyawan mendesak Polisi mengusut dan mengamankan orang yang mengeluarkan tembakan menggunakan Senjata api yang sangat mengejutkan dan membuat mereka was-was tersebut.
Salah satu karyawan yang memohon namanya disamarkan mengatakan bahwa Ia dan banyak karyawan lainnya pada Sabtu (5/11/ 2022) sore, dikejutkan dengan suara tembakan senjata api yang sangat jelas mereka dengar sebanyak tiga kali yang diduga milik C.
Melalui pengacara PT BMB, Baron Ruhat Binti sudah melaporkan kejadian ke Polisi, dan Polisi sudah datang menyelidiki. Para Karyawan mendesak Polisi menidak tegas Oknum tersebut, karena ulahnya sangat meresahkan mereka.
Baron Ruhat Binti mengingatkan siapa pun tidak boleh merasa kebal hukum, karena di Republik ini setiap tindak pidana pasti ada sanksinya, dan Baron meminta Polisi untuk terus membantu pengamanan di PT BMB, yang merupakan Investor penanaman modal asing yang menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi.
“Di Republik tercinta ini tidak boleh ada yang merasa kebal hukum, karena setiap tindak pidana pasti ada sanksinya, dan Polisi diminta terus membantu pengamanan di PT BMB “ pinta Baron.
Sementara itu, terkait Keinginan Awal Jantriadi, Damang Manuhing yang berencana memasang hinting adat di PT BMB, ternyata tidak jadi dilaksanakan karena mendapat perlawanan dari ratusan karyawan dan Warga Dayak.
Atas kesepakatan bersama, Hinting Adat tidak dilaksanakan, dan akan dilakukan pertemuan antara Awal Jantriadi dengan Direktur PT BMB Basirun Panjaitan pada hari Sabtu, tanggal 19 November di Kantor Dewan Adat Dayak Kalteng di Palangka Raya.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Gunung Mas AKP Jhon Digul ketika dikonfirmasi Tabengan Minggu sore, mengaku masih mendalami kasus penembakan ini.
“Kita mendalami kasus penembakan ini mas,” kata AKP Jhon Digul.ist











