Hukrim

Banjir di Aruta Surut, Masyarakat Harus Waspada Pasca Banjir

25
×

Banjir di Aruta Surut, Masyarakat Harus Waspada Pasca Banjir

Sebarkan artikel ini
Ket foto  Polsek Arut Utara melakukan patroli pasca banjir. 

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Banjir Di Kecamatan Arut Utara kini mulai surut,  namun demikian masyarakat tetap harus waspada pasca banjir kerap kali muncul berbagai penyakit. Untuk itu masyarakat diminta untuk memperhatikan kebersihan lingkungan. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Arut Utara Ipda Agung Sugiarto, Selasa (15/11/2022).

Menurut Agung, meski banjir telah surut, namun Polsek Arut Utara bersama sama Instansi terkait melaksanakan kegiatan patroli pemantauan debit air di wilayah Kelurahan Pangkut.

Selian itu juga, menyampaikan imbauan kepada warga masyarakat apabila hujan kembali turun dan mengakibatkan debit air kembali naik, agar selalu waspada  kemungkinan yang akan terjadi.

“Pada saat patroli itu, kami imbau juga agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, sebab pasca banjir biasanya muncul berbagai penyakit seperi dekan berdarah, untuk itu kami pun meminta masyarakat membersihkan tempat tempat yang masih ada genangan air,” ujar Agung Sugiharto.

Dimana menurut Agung, nyamuk Aedes Aegypti akan akan berkembang biak di tempat-tempat genangan air, apalagi pasca banjir, ini yang harus diperhatikan oleh masyarakat, agar mewujudkan lingkungan bersih untuk bebas demam berdarah dengue.

“Selain itu pasca banjir ini kami bersama Instansi terkait akan melakukan kegiatan gotong royong dengan memperbaiki jalan yang rusak akibat banjir. Dimana pada saat baniir melanda wilayah Kecamatan Arut Utara, hampir seluruh akses jalan menuju desa terendam banjir,” ujar Agung Sugiharto.

Saat ini, lanjut Agung, pihaknya pun tetap melaksanakan kordinasi dengan instansi terkait dengan  memberikan arahan, serta melakukan pengecekan Posko Penanggulangan bencana  Banjir di Kelurahan Pangkut

“Untuk  debit air khususnya di Kelurahan Pangkut mengalami penurunan, untuk rumah warga sudah tidak ada  lagi  yang terendam, tinggal akses Jalan Macan Tali  terendam kurang lebih 20 cm, dan rumah  yang terdampak di Rt 01 Kelurahan Pangkut sebanyak 10 rumah, dan Aktifitas masyarakat kembali normal seperti biasa,” ujar Agung Sugiharto. (yulia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *