Spirit Kalteng

Kapolres: Saya Ingatkan 2 DPO Pembunuhan Aipda Andre Menyerahkan Diri

7
×

Kapolres: Saya Ingatkan 2 DPO Pembunuhan Aipda Andre Menyerahkan Diri

Sebarkan artikel ini
Kapolresta Kombes Pol Budi Santosa

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Perburuan terhadap sisa pelaku pembunuhan Aipda Andre Wibisono terus dilakukan jajaran Polresta Palangka Raya bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Tengah.

Kapolresta Kombes Pol Budi Santosa pun menyarankan 2 orang DPO yang kini diburu agar menyerahkan diri. Yakni U yang bertindak sebagai provokator dan S yang turut serta menganiaya.

“Segera menyerahkan diri karena cepat atau lambat akan kami tangkap,” tegasnya, Minggu (18/12).

Budi menjelaskan, penangkapan Indra Lesmana alias Teteh berujung pada perlawanan yang tidak sepatutnya dilakukan oleh pelaku utama pembunuhan anggota Polda Kalteng. Saat penangkapan, tim gabungan telah melepaskan 3 tembakan peringatan ke udara karena Teteh berupaya melawan.

“Petugas saat itu mendapat informasi jika pelaku berada di kawasan Dusun Keramat, Desa Pantar, Kecamatan Mentangai, Kabupaten Kapuas,” ujarnya.

Kapolresta menerangkan, pelaku berusaha melawan dan menyerang dengan menggunakan sebilah celurit yang tentunya mengancam keselamatan petugas, sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas berupa tembakan peringatan.

Tembakan peringatan yang diberikan petugas nyatanya tak membuat Teteh ciut. Pelaku malah mempersiapkan air softgun yang dimilikinya.

“Sesuai dengan prosedur, petugas langsung melumpuhkannya dengan dua kali tembakan menggunakan senjata api, yang salah satunya mengenai bagian dada,” ungkapnya.

Terduga pelaku pun langsung tumbang setelah menerima salah satu lesatan timah panas yang terpaksa diberikan petugas, akibat dari upaya perlawanan dan penyerangan yang dilakukan oleh pelaku pada saat itu.

“Nyawa Indra Lesmana alias Teteh tidak bisa tertolong karena mengalami pendarahan yang hebat. Dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Bhayangkara dia akhirnya menghembuskan napas terakhirnya,” terang Budi Santosa. fwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *