
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan untuk tahun yang akan dilewati, warga keturunan Tionghoa di Kota Palangka Raya merayakan Tahun Baru Imlek sebagai tradisi yang sudah melekat bagi masyarakat Tionghoa di seluruh belahan dunia.
Perayaan Tahun Baru Imlek 2574 sesuai kalender China yang jatuh pada 22 Januari 2023 kali ini lebih meriah dari tahun sebelumnya, yang terkendala dengan pembatasan segala macam bentuk kegiatan oleh karena pandemi Covid-19.
Sejak sepekan sebelumnya hingga malam pergantian tahun pada Sabtu (21/1), ratusan warga Tionghoa berbaur menjadi satu di Vihara Avalokitesvara di Jalan Tjilik Riwut km 9, Kota Palangka Raya.
Masyarakat Tionghoa, khususnya yang beragama Buddha, di Kota Palangka Raya melaksanakan puja bakti pada malam pergantian Tahun Baru Imlek. Kegiatan terbagi menjadi 2 sesi di 2 tempat yang berbeda.

Sesi pertama dilaksanakan puja bakti di Cetiya Kiat Yan Si, Jalan Damang Batu, Palangka Raya dan dilanjutkan sesi kedua di Vihara Avalokitesvara, Jalan Tjilik Riwut km 9, Palangka Raya, sekaligus menunggu malam pergantian tahun.
Yang menjadi perhatian oleh masyarakat selain daripada warga Tionghoa, yakni pertunjukan atraksi dari Seni Barongsai Golden Lotus di Vihara Avalokitesvara. Sebelum dimulai ibadah puja bakti, Kesenian Barongsai Golden Lotus terlebih dahulu mempertunjukkan atraksi kesenian barongsai untuk menghibur ratusan masyarakat yang sudah hadir ke Vihara Avaloketsivara.
Bahkan salah seorang warga Kota Palangka Raya yang tidak ingin disebutkan namanya mengaku sangat terhibur dengan penampilan dari kesenian barongsai tersebut. Apalagi kesenian barongsai sangat jarang bisa dilihat di Kota Palangka Raya dan hanya ada pada beberapa momen tertentu.

Ko Aphin, Ketua Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Kota Palangka Raya, mengaku sangat bersyukur karena di tahun ini bisa merayakan Imlek dengan penuh sukacita.
“Saya pribadi turut berbahagia dan berterima kasih karena tahun ini, bukan hanya kita masyarakat Tionghoa saja yang merayakan, namun masyarakat lainnya juga bisa ikut merasakan sukacita dari Tahun Baru Imlek ini” ungkap Ko Aphin.
“Harapan saya semoga dengan adanya perayaan Tahun Baru Imlek ini, sinergitas antarumat manusia maupun umat beragama secara khusus di Kota Palangka Raya ini bisa terus bertumbuh dan terjaga,” tutupnya. nus











