PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Tongkang pengangkut batu bara kembali menabrak fender Jembatan Kalahien, Barito Selatan. Jembatan yang dibangun pada era pemerintahan Agustin Teras Narang ini, untuk menghubungkan wilayah Barito dengan Palangka Raya. Hadirnya Jembatan Kalahien bersama dengan jembatan penghubung lainnya semata memperlancar dan mempersingkat transportasi ke wilayah Barito.
Fender atau penahan yang berfungsi sebagai pengaman Jembatan Kalahien ini, seringkali ditabrak oleh tongkang pengangkut batu bara. Kurang waspada dan hati-hati ditengarai menjadi penyebab fender jembatan sering ditabrak. Padahal Jembatan Kalahien menjadi satu-satunya akses tercepat dari Palangka Raya menuju sejumlah wilayah di Barito.
Senator Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang bercerita, pembangunan Jembatan Kalahien dan jembatan lainnya semata untuk menghubungkan seluruh wilayah di Kalteng. Ada banyak manfaat dengan adanya jembatan-jembatan tersebut. Di samping waktu tempuh yang menjadi relatif singkat, juga untuk membuka keterisolasian, sekaligus memudahkan pengangkutan logistik.
Jarak tempuh yang singkat, kata Teras Narang, akan membuat harga barang menjadi murah. Itulah sebabnya beberapa jembatan dibangun pada saat itu, tujuannya untuk menghubungkan seluruh wilayah di Kalteng, dan membuka keterisolasian. Sebelum ada Jembatan Kalahien dan yang lainnya, menuju wilayah Barito harus memutar melewati wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel). Berapa jam waktu yang harus ditempuh masyarakat untuk itu.
Berkenaan dengan fender Jembatan Kalahien yang ditabrak, tegas Gubernur Kalteng periode 2005-2015 ini, perusahaan wajib bertanggung jawab. Seperti apa kerusakannya, maka wajib bagi pihak perusahaan untuk menggantinya. Artinya, ada tanggung jawab yang wajib dipenuhi oleh perusahaan atas kerusakan yang ditimbulkan.
“Saya berharap, kerusakan fender itu segera dilakukan. Pastikan perbaikan kerusakan dilakukan dengan benar, dan tentunya dilakukan pengawasan secara terukur. Penegak hukum juga harus mengambil sikap atas kerusakan yang terjadi. Jembatan itu dibangun untuk seluruh masyarakat, mempermudah akses masyarakat,” kata Teras Narang, saat memberikan komentar terkait ditabraknya fender Jembatan Kalahien, Kamis (2/2) via whatsapp.
Teras Narang juga meminta, pemerintah dalam hal ini Balai, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten, dapat berkolaborasi dalam menjaga jembatan yang sudah dibangun. Dinas Perhubungan kabupaten yang ada di wilayah Barito, kiranya dapat secara aktif melakukan pengawasan terhadap tongkang yang melintas. ded











