Hukrim

ABK TB Sindo Ocean Meninggal Dunia di Kamar Kapal

37
×

ABK TB Sindo Ocean Meninggal Dunia di Kamar Kapal

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/PRAS DIDUGA SAKIT- ABK Kapal Ocean saat dievakuasi oleh petugas ke kamar jenazah RSUD dr. Murjani Sampit.

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Seorang anak buah kapal (ABK) I TB Sindo Ocean yang bertolak dari Sampit menuju Gresik dikabarkan meninggal dunia dalam pelayaran pada Selasa (18/4) lalu.
Diketahui korban yang menjabat sebagai Mualim 1 atau wakil nahkoda tersebut bernama Isyudianto (46). Ia ditemukan oleh rekan kerjanya sudah tak bernyawa dalam kamar tidur.
“Kami dapat info ada ABK meninggal dunia sore sekitar 17.30 Wib. Kemudian ke TKP dan melakukan evakuasi jenazah untuk di bawa ke kamar jenazah RSUD dr. Murjani Sampit, ” kata Izul petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kotim.
Sementara itu Kapal Polisi XVIII-2006 Ditpolairud Polda Kalteng selaku kapal patroli Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentaya beserta Polres Kotim, Koramil Bagendang, Basarnas juga turut mengevakuasi jenazah.
“Infromasi yang didapat, pada Hari Selasa Tanggal 18 April 2023, salah satu crew TB. Sindo Ocean 1 yang berprofesi sebagai Chief Officer kondisi fisiknya lemah keluhannya dada terasa panas, sesak napas dan kelelahan setelah melaksanakan jaga pada pukul 08.00 WIB sd 04.00 WIB,” terang Dirpolairud Polda Kalteng Kombes. Pol. Boby Pa’ludin Tambunan, S.I.K., M.H., melalui Aipda Choirul Mahfud selaku Komandan KP XVIII-2006.
Choirul menambahkan, pada saat hibob jangkar akan bertolak ke Gresik pada pukul 11.30 WIB, saksi Masinis II Ricky Yulianto membangunkan korban Isyudianto di kamarnya, saksi melihat tubuh sudah terbujur kaku dan tidak bernafas lalu, dan menduga kuat korban sudah meninggal dunia. Saksi melaporkan kejadian tersebut kepada Nakhoda Kapten Didik Nurwanto, bahwa Chief Officer Isyudianto meninggal di kamarnya.
“Kalau dilihat memang tidak ditemukan adanta tanda-tanda kekerasan. Namun, kami masih menunggu hasil visum kemungkinan korban meninggal karena mengidap suatu penyakit, karena menurut saksi, korban sempat mengeluhkan sesak nafas,” pungkasnya.c-prs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *