Spirit Kalteng

GKE Immanuel Mandomai Ditetapkan Cagar Budaya Nasional

30
×

GKE Immanuel Mandomai Ditetapkan Cagar Budaya Nasional

Sebarkan artikel ini
Agustin Teras Narang

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kalimantan Tengah memiliki beragam peninggalan yang dapat dijadikan cagar budaya. Sebut saja peninggalan penjajahan Belanda, ataupun warisan adat budaya leluhur suku Dayak, sampai pada sesuatu yang bersifat keagamaan, seperti rumah ibadah.

Baru-baru ini, Tim Ahli Cagar Budaya Nasional menggelar sidang, yang hasilnya menetapkan Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Immanuel di Mandomai, Kabupaten Pulang Pisau, sebagai Cagar Budaya Nasional. Penetapan ini tentunya menjadi sebuah kebanggaan, sekaligus kehormatan bagi Kalteng sendiri.

Gubernur Kalteng periode 2005-2015 Agustin Teras Narang turut menyampaikan apresiasi atas penetapan GKE di Mandomai sebagai situs Cagar Budaya Nasional. Sebuah pencapaian yang memang patut mendapatkan apresiasi, karena mampu mendapatkan penetapan Cagar Budaya Nasional.

“Penetapan GKE di Mandomai sebagai situs Cagar Budaya Nasional, sebuah kebanggaan bagi kita semua. Terlebih, penetapan peringkat nasional ini adalah yang pertama bagi cagar budaya di Kalteng. Namun, jangan larut dengan euforia atas penetapan itu. Ada langkah tindak lanjut yang harus diambil, yakni mempersiapkan Catatan Kesejarahan,” kata Senator Kalteng ini, Minggu (25/6), perihal penetapan GKE di Mandomai sebagai situs Cagar Budaya Nasional.

Teras berharap, perbaikan segala peralatan yang masih bisa dipertahankan juga perlu dilakukan, serta perencanaan pembiayaan pemeliharaannya, termasuk pemeliharaan lingkungannya. Kolaborasi dan kebersamaan mengelola serta memanfaatkan status Cagar Budaya Nasional ini, ke depan tempat ini bisa menjadi objek wisata rohani.

“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada tim dari Kalimantan Tengah yang berupaya mewujudnyatakan penetapan ini. Selanjutnya agar tim lebih semangat mendorong lebih banyak situs penting bersejarah di Kalimantan Tengah menjadi Cagar Budaya Nasional,” tambah Teras Narang.

Semoga, ungkap Teras Narang, berkemanfaatan dalam pengembangan dan kemajuan wisata di Kalteng. ded

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *