PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Sepekan berlalu Operasi Patuh Telabang 2023 Polda Kalimantan Tengah, ratusan pelanggar lalu lintas mendapat penindakan sanksi berupa penilangan. Hingga 16 Juli 2023, tercatat 375 tilang ETLE Status dikeluarkan oleh Ditlantas Polda Kalteng.
Selain penindakan tegas dengan sanksi tilang, personel di lapangan turut melakukan teguran kepada pelanggar. Sepekan Operasi Patuh Telabang berjalan, 2.025 lembar surat teguran diberikan kepada masyarakat. Jumlah tersebut naik sebesar 56 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2022 dengan 1.300 lembar.
Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol RS Handoyo melalui Kabag Bin Opsnal AKBP Suwarno mengatakan, peningkatan juga terjadi pada jumlah kecelakaan lalu lintas, dengan 20 kejadian atau naik 185 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan tujuh kejadian.
Dari jumlah kecelakaan tersebut, tujuh korban meninggal dunia diiringi empat korban mengalami luka berat.
“Berdasarkan sepekan operasi ini kita sudah melakukan evaluasi. Saat ini kita fokus meningkatkan pembinaan dan penyuluhan kepada seluruh kalangan, terutama komunitas untuk mencegah terjadi pelanggaran dan kecelakaan berujung fatalitas korban,” katanya, Rabu (19/7).
Ia menerangkan, Ditlantas juga terus berbenah diri dengan melengkapi seluruh personel dengan Skep penyidik bagi perwira dan penyidik pembantu bagi personel Bintara.
Sejauh ini personel lalu lintas yang memiliki Skep penyidik maupun penyidik pembantu telah mencapai 70 persen. Seperti diketahui Skep penyidik menjadi syarat personel dalam melakukan penindakan di lapangan.
“Kemudian untuk lebih meningkatkan kepatuhan pengendara dalam tertib berlalu lintas, kita sudah memasang tiga ETLE baru di Kota Palangka Raya, yakni di Jalan Yos Sudarso, Jalan RTA Milono dan Jalan G Obos,” pungkasnya. fwa











