Spirit Kalteng

Bocah 7 Tahun Menderita Kanker Otot di Tangan

23
×

Bocah 7 Tahun Menderita Kanker Otot di Tangan

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/FERRY WAHYUDI EVAKUASI- Wahyu Hidayat ketika hendak dievakuasi menuju RSUD Doris Sylvanus, Kamis (10/8).

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Malang nian nasib Wahyu Hidayat, warga Jalan Tampung Penyang Gang IIB, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.

Bocah laki-laki umur 7 tahun ini harus kehilangan kegembiraan sebagai anak-anak karena menderita kanker otot di bagian tangan sebelah kanan.

Anak bungsu dari 3 bersaudara pasangan Ngadio (51) dan Salbiah (43) kini hanya bisa terbaring lemah di kasur tanpa bisa bermain layaknya anak seusianya.

Ahmad Kholidin Effendy, Ketua RT 06 RW 25, mengatakan, kanker otot yang dialami Wahyu telah berlangsung selama 2 tahun terakhir.

Musibah bagi warganya tersebut berawal ketika Wahyu tengah bermain di masjid setempat dan terjatuh. Saat itu tangan kanan korban terluka dan mengakibatkan benjolan.

Atas permintaan orang tua dari korban, ia lalu mengeluarkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) untuk bisa membawa ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

“Ketika diperiksa dan dirawat di RSUD Doris Sylvanus diagnosanya belum ditemukan dan diketahui,” katanya saat berada di rumah Wahyu, Kamis (10/8).

Kemudian karena RSUD Doris Sylvanus tidak bisa mendiagnosa, korban akhirnya dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin. Di sana ditemukan fakta jika korban menderita kanker otot dan diharuskan menjalani perawatan serta kemoterapi sebanyak 6 kali selama 16 bulan terakhir.

Selama perawatan di Banjarmasin, warga atas kepedulian bersama melakukan gotong royong menghimpun dana guna keperluan keluarga dalam biaya bolak-balik Palangka Raya-Banjarmasin.

“Jadi kesimpulan dari pihak dokter di Banjarmasin, jika tangan anak tersebut harus dilakukan amputasi. Namun keluarga tidak bersedia,” ujarnya.

Hingga akhirnya, karena pihak keluarga tidak sanggup lagi dalam hal ekonomi, korban akhirnya dirawat di rumah menggunakan obat tradisional.

“Saat pengobatan di rumah itulah, kanker yang awalnya hanya berupa benjolan, kemudian meledak dan mengeluarkan darah cukup banyak. Kini kanker tersebut menyebar dengan cepat seminggu terakhir hingga berkembang sebesar sekarang,” tuturnya.

Adanya bocah berusia 7 tahun yang menderita kanker otot tersebut kini telah menjadi perhatian dari Pemerintah Kota Palangka Raya. Guna memastikan kondisi korban, pihak Kecamatan Jekan Raya dan Kelurahan Palangka Raya bersama Puskesmas telah mendatangi kediaman korban guna proses evakuasi.

Kini, Wahyu telah dievakuasi ke RSUD Doris Sylvanus guna menjalani perawatan medis lebih lanjut. Evakuasi dilakukan menggunakan ambulans 112 dari DPKP Palangka Raya.

Sementara Guntoro, kakak korban mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada masyarakat, pemerintah dan lembaga yang telah menolong adiknya hingga bisa terselamatkan.

“Untuk tindakan amputasi, kami keluarga masih diskusi. Kalau saya setuju saja,” pungkasnya. fwa 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *