SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Maraknya kasus pencurian yang viral di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tak hanya menjadi momok bahkan menciptakan kejadian yang beraneka ragam dan memiliki cerita kejahatan uniknya sendiri.
Seperti halnya yang dialami M. Lutfi, warung miliknya di Jalan H.M Arsyad tepatnya di areal Bundaran KB, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, telah disatroni kelompok pemuda yang mencuri Bahan Bakar Minyak (BBM).
Aksi pencurian kelompok pemuda tersebut terekam kamera pengawas CCTV yang terpasang di warung. Parahnya para pelaku menggunakan mobil yang terbilang cukup elite untuk melancarkan aksinya.
Ketika dikonfirmasi, M. Lutfi (45) mengatakan, bahwa kejadian diketahui saat ia baru selesai menunaikan salat subuh dan melihat ke arah CCTV rak penyimpanan BBM miliknya sudah diobrak abrik pelaku.
Sementara berdasarkan rekaman CCTV kejahatan itu terjadi sekitar pukul 02.00 Wib, dan berlangsung selama satu jam kamis (23/8) kemarin.
“Awalnya datang mobil warna putih kalau tidak salah merk Daihatzu Rocky. Kemudian keluar dua orang sekitar usia 20 tahun ke atas mengarah ke rak tempat menyimpan BBM saya mencongkel gembok,” terang Lutfi saat diwawancarai awak media.
Lebih lanjut, dalam aksinya dua pemuda itu hanya menggunakan jaket celana jeans dan penutup kepala agar tidak dikenali. Pelaku pertama menggunakan jaket kuning sebagai eksikutor sementara pelaku kedua menggunakan jaket hitam bertugas mengawasi sekitar.
“Satu CCTV saya dirusak namun mereka tidak sadar ada satu kamera lagi yang masih aktif dan tepat mengarah kepada mereka (pelaku). Kemungkinan mereka lebih dari dua orang karena saat saya perhatikan lampu rem belakang itu hidup terus kayaknya ada pengemudi didalam mobil,” bebernya.
Atas kejadian ini Lutfi mengaku sekirat 60 liter pertalite, pertamax, beserta solar baik yang ada di tank dan botol kacar berhasil dibawa kabur pelaku yang mengakibatkan korban mengalami kerugian Rp 1 juta Rupiah.
“Kasus ini tidak kami laporkan tapi sengaja kami viralkan agar masyarakat lebih berhati – hati lagi. Dan ini juga menjadi pelajaran bagi saya pribadi ya saya harap dibalik kejadian ini ada hikmahnya,” pungkasnya.prs











