Hukrim

Curi Motor Anak Polisi, Hamid Dihadiahi 2 Peluru

33
×

Curi Motor Anak Polisi, Hamid Dihadiahi 2 Peluru

Sebarkan artikel ini
TERDUDUK – HAP (33) selaku terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor ditembak akibat melawan saat penangkapan oleh aparat Polres Kapuas. TABENGAN/YULIANSYAH

KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Apes yang dialami oleh HAP (33) warga Jalan Cempaka 4 blok B, Kecamatan Pandih  Batu, Kabupaten Pulang Pisau. Akibat mencuri sebuah sepeda motor merk Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi KH 5030 BT milik anak mantan Kanitreskrim Polres Kapuas,  dirinya terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian. Akibat berupaya melawan petugas dan berupaya  melarikan diri  saat akan diamankan, HAP dihadiahi 2 butir timah panas di kedua betis kakinya.

“Untuk pelaku dan barang bukti motor yang dicurinya sudah dapat kita amankan di Mapolres Kapuas guna proses hukum lebih lanjut,” ungkap Kasatreskrim Polres Kapuas AKP Iyudi Hartanto.

Pihak Kepolisian menerangkan,  kejadian ini diketahui  terjadi pada hari Rabu (27/12/2023) sekitar pukul  06.00 WIB. Kronologi kejadian berawal pada  Selasa (26/12/2023), motor tersebut digunakan oleh Yulia dan diparkirkan di teras rumah korban Jalan Tambun Bungai Gang VI No 07, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat.

Sekitar pukul  21.00 WIB, Yulia kembali dan menaruh sepeda motor tersebut di dalam pagar rumah dengan melepaskan kunci motor namun  posisinya  tidak  mengunci stang dan motor ini masih terlihat ada di tempatnya oleh Ricky sekitar 24.00 Wib. Keesokan harinya, pada saat Yulia keluar pada pukul   06.00 WIB, sepeda motornya tersebut sudah tidak berada di tempatnya dan segera memberitahukan kepada suaminya yaitu Ricky yang selanjutnya  melaporkan ke aparat Polres Kapuas.

Kasatreskrim Polres Kapuas membenarkan perihal penangkapan yang dilakukan anggotanya terhadap pelaku, yang mana dalam upaya penangkapan tersebut akibat pelaku  melakukan perlawanan dan upaya melarikan diri akhirnya petugas terpaksa melakukan tindakan yang terukur dan terarah guna melumpuhkan pelaku pada Rabu (3/1) saat bersembunyi di sebuah rumah Jalan Kasturi, Kelurahan Pulau Telo sekitar pukul 20.00 WIB. c-yul

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *