Spirit Kalteng

Balai Bahasa Kalteng Berhasil Bina 1.903 Penutur Bahasa

23
×

Balai Bahasa Kalteng Berhasil Bina 1.903 Penutur Bahasa

Sebarkan artikel ini
Balai Bahasa Kalteng Berhasil Bina 1.903 Penutur Bahasa
PRESTASI-Kepala Balai Kalteng Muhammad Muis dan Kasubbag Umum Balai Bahasa Kalteng R Hery Budhiono saat memaparkan rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan selama tahun 2023, Senin (22/1). TABENGAN/LIDIAWATI

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelenggarakan taklimat media, dalam rangka menyelenggarakan, membahas, membagikan pencapaian, serta produk Balai Bahasa sepanjang tahun 2023, Senin (22/1), di Palangka Raya.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah media, membahas dan membagikan pencapaian serta produk Balai Bahasa Kalteng sepanjang tahun 2023.

Kepala Balai Bahasa Kalteng Muhammad Muis dan Kasubbag Umum Balai Bahasa Kalteng R Hery Budhiono memaparkan rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan selama tahun 2023.

Kepala Balai Bahasa Kalteng Muhammad Muis menyampaikan, untuk binaan ada 22 Komunitas Literasi. Balai Bahasa berhasil membina dan didampingi 22 komunitas literasi, menjadi wadah yang produktif untuk meningkatkan minat baca di masyarakat.

“Penutur Bahasa Terbina sebanyak 1.903 penutur bahasa. Menunjukkan komitmen Balai Bahasa Kalteng dalam menjaga keberagaman bahasa di Kalteng,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Muis, sebanyak 47 lembaga terbina penggunaan bahasanya, dukungan terhadap penggunaan bahasa diperluas, melalui binaan terhadap 47 lembaga. Memperkuat identitas dan keberlanjutan bahasa.

“Adapun untuk partisipan UKBI sebanyak 1.733 orang. Jumlah ini dari berbagai lapisan profesi, yang turut serta dalam Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), menciptakan literasi bahasa yang lebih luas dan mendalam,” tambah Muis.

Muis melanjutkan, Pelindungan Bahasa dan Sastra Daerah melibatkan 359 siswa dari seluruh kabupaten dan kota di Kalteng, serta memberikan kontribusi signifikan dalam pelestarian bahasa dan sastra daerah.

Kemudian, tambah Muis, Kelas Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) berhasil menjaring 44 pemelajar dalam kelas luring dan daring BIPA, mengedepankan pendekatan inovatif dalam menyebarkan bahasa Indonesia.

“Penerbitan 70 Buku Cerita Anak Dwibahasa sebanyak 70 buku cerita anak dwibahasa berhasil disusun dan diterbitkan. Mengembangkan literasi anak-anak dalam bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Selain itu, kamus bahasa daerah juga diterbitkan,” ucapnya.

Muis menuturkan, seluruh pencapaian tersebut membawa Balai Bahasa Kalteng  meraih nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kategori A, yang mencerminkan kinerja dan dedikasi yang luar biasa.

Muis mengapresiasi, partisipasi peserta dan menegaskan, bahwa upaya yang dilakukan harus terus berfokus, berkolaborasi, dan berkelanjutan guna mewujudkan visi keberhasilan dalam tiga program prioritas dan trigatra bangun bahasa di Kalteng.

Acara taklimat media ini juga melibatkan sesi tanya jawab. Beberapa peserta aktif bertanya mengenai bentuk pengimplementasian Revitalisasi Bahasa Daerah, memberikan saran terhadap produk-produk yang dihasilkan, dan menyampaikan keinginan untuk bekerja sama. ldw