PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Seorang mahasiswi jurusan Farmasi di salah satu universitas di Kota Palangka Raya nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena dugaan mengalami depresi akibat tumpukan tugas kuliah. SHA (19) ditemukan tergantung dengan seutas tali oleh sepupunya AS (27) di kamar kosnya, Jalan Bukit Keminting, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Selasa (23/1) pagi.
Menurut keterangan AS, sebelum kejadian ia menerima telepon dari ibu korban yang ada di Desa Pundu, Kecamatan Cempaka Hulu, Kotawaringin Timur untuk membantu korban mengerjakan tugas kuliah pada Senin (22/1). Mendapat kabar itu, AS lantas pergi ke kos SHA sekitar pukul 21.00 WIB untuk membantu korban mengerjakan tugas kuliah hingga pukul 01.00 WIB.
“Setelah selesai mengerjakan tugas, saya sama korban istirahat tidur lalu saya bangun pukul 05.00 WIB. Ketika itu saya masih melihat korban duduk di belakang sambil melamun,” katanya ketika ditemui di Ruang Kamboja RSUD Doris Sylvanus.
Karena tidak memiliki firasat apapun, AS lantas keluar kamar kos untuk memanaskan mobil. Beberapa saat kemudian kembali masuk ke kos dan memanggil korban namun tidak mendapat sahutan. Curiga terhadap hal itu, ia kemudian masuk ke bagian belakang dan menemukan korban tergantung memakai tali berwarna putih.
“Saya pas masuk langsung kaget, korban sudah posisi tergantung. Cepat-cepat saya turunkan bersama tetangga yang lain dan membawanya ke rumah sakit,” ungkapnya.
Sementara itu, mendapatkan laporan adanya korban gantung diri, piket fungsi SPKT Polsek Pahandut bersama SPKT Polresta Palangka Raya, Tim Inafis dan tim ERP segera menuju IGD RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya untuk melihat keadaan korban dan melaksakan pengumpulan bahan keterangan dari saksi.
Kapolsek Pahandut Kompol Volvy Apriana mengatakan berdasarkan hasil visum et repertum oleh dokter forensik, korban diperkirakan gantung diri sekitar pukul 05.30 WIB.
Usai kejadian piket fungsi dan tim Inafis telah melakukan olah TKP di kamar kost korban yang berada di Jalan Bukit Keminting.
“Ini kita olah TKP dulu ke lokasi, hasil forensik tidak ditemukan adanya tanda kekerasan, murni karena gantung diri,” pungkasnya. fwa











