BUNTOK/TABENGAN.CO.ID – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) Alip Surya mengatakan, meski sudah ada penurunan debit air, namun sebagian wilayah di Kabupaten Barsel masih terendam.
“Wilayah Barsel yang masih terendam di bagian hilir seperti daerah Kecamatan Dusun Hilir dan Jenamas. Kondisi air masih naik, hal tersebut dikarenakan airnya tidak bisa mengalir ke laut,” kata Alip Surya di ruang kerjanya, Senin (29/1).
Disebutkan, ada 6 desa di Kecamatan Dusun Hilir dan Jenamas yang biasanya banjir cukup besar dan terendam lama, bertahan 5 sampai 7 bulan. Yakni Desa Batampang, Desa Batilap, Desa Mahajendau, Desa Sungai Puning, Desa Lehai dan Dusun Palungkuh.
Namaun demikian, kondisi banjir tersebut tidaklah menjadi masalah bagi warga setempat, karena hal tersebut selalu terjadi pada setiap tahun, bahkan air tersebut bisa mendatangkan usaha ikan lebih lancar, dan perekonomian warga di sana masih stabil dan baik kendati banjir.
Sementara untuk bantuan bansos itu ranahnya Dinas Sosial dan Pertanaian, sedang BPBD hanya melakukan penetapan status saja dan memfasilitasi kepada OPD yang terkait serta memberikan bantuan langsung kepada warga yang membutuhkan, seperti yang terjadi bencana banjir di selain wilayah Dusun Selatan.
Ia juga mengatakan, terkait dengan estimasi adanya kerugian akibat musibah bencana banjir, pihaknya belum bisa memperhitungkan karena perhitungannya tidak bisa diperkirakan. Karena ada bidangnya masing-masing. Contoh bidang pertanian, ada Dinas Pertanian yang memberikan estimasi kerugaian dimaksud. BPBD hanya bisa memberikan pertolongan pertama atas setiap musibah bencana alam.
Lebih lanjut dikatakan, bencana banjir bisa saja kembali terjadi hingga minggu pertama Februari 2024, sehingga posko jaga bersama masih dibuka, dan jika ada warga yang membutuhkan makanan silakan datang ke tempat yang sudah disiapkan.
“Pasca banjir ini, BPBD Barsel siap membantu membersihkan, baik rumah warga maupun sekolah-sekolah, silakan melaporkan kami siap membantu,” imbuhnya.
Demikian juga jika ada warga yang sakit, silakan malapor ke posko bersama, baik ke RSUD maupun ke Puskesmas terdekat. c-lis











