Hukrim  

Puluhan Meteran Air PDAM Kotim Dicuri

Puluhan Meteran Air PDAM Kotim Dicuri
LENYAP – Warga menunjukkan salah satu dari puluhan meteran air milik PDAM Kotim yang dicuri. TABENGAN/MAYA SELVIANI

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Kepala Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotawaringin Timur (Kotim) Firdaus Hernan Ranggan mengaku jika pihaknya menerima puluhan pengaduan terkait pencurian meteran air milik pelanggan. Menurutnya, terdata hingga awal bulan Februari mencatat ada sebanyak 60 pengaduan tentang pencurian meteran air.

“Untuk hari Kamis dan Jumat kita hitung sudah 60 kasus pengaduan , dan di Sabtu dan Minggu juga ada masuk cuma belum kita total,” ujarnya, Senin (5/2).

Dikatakan Firdaus, kasus pencurian meteran air memang saat ini sedang marak terjadi. Terutama di daerah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang. Dirinya juga kurang mengetahui apa yang menjadi motivasi pencuri melakukan perbuatan tersebut. Selain itu ia juga belum dapat memperkirakan berapa kerugian yang terjadi akibat adanya kejadian itu.

“Untuk pelanggan yang melaporkan kasus ini tidak lantas melakukan pasang baru hanya mereka mengganti meteran yang hilang,” terangnya.

Sementara itu salah satu warga yang menjadi korban pencurian, Wijaya (37) mengatakan dirinya berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut. Terlebih pantauannya, kasus ini hampir terjadi setiap hari di kota Sampit.

“Saya minta pihak kepolisian  untuk menindak sindikat pelaku, karena sudah banyak korbannya,” ujarnya.

Pencurian meteran air miliknya terjadi Kamis (4/2) malam sekitar pukul 18.16 WIB di kediamannya Jalan Tidar Kecamatan Baamang. Menurutnya berdasarkan dari rekaman cctv, pelaku terlihat sangat mudah untuk melancarkan aksinya. Hanya dengan memotong pipa meteran menggunakan alat tertentu.

“Artinya para pelaku sudah terlatih, hal ini harus menjadi perhatian dari pihak kepolisian, agar pelaku bisa ditangkap segera,” harapnya. c-may