Tokoh Akademisi Kalteng Prof Danes Jaya Negara Berpulang

Tokoh Akademisi Kalteng Prof Danes Jaya Negara Berpulang
PENGHORMATAN–Jajaran UPR bersama Pemprov Kalteng ketika memberikan penghormatan terakhir kepada alm Prof Dr Danes Jaya Negara di halaman Rektorat UPR, Senin (5/2). ISTIMEWA

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Tokoh akademisi Kalteng yang juga dikenal sebagai Dosen dan Guru Besar di Universitas Palangka Raya (UPR) tutup usia dikarenakan sakit yang dideritanya. Almarhum yang selama ini dikenal memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan di Kalteng, dimakamkan di Pemakaman km 12, Senin (5/2).

Sebelum diberangkatkan ke pemakaman, jenazah almarhum dibawa terlebih dahulu ke Rektorat UPR, untuk dilaksanakan penghormatan terakhir oleh jajaran UPR dan pihak-pihak terkait.

Tampak momen duka cita mendalam baik dari keluarga, rekan dan pihak UPR yang merupakan juga “keluarga besar” almarhum ketika dirinya menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPR. Selain itu, ucapan duka cita juga mengalir dari berbagai kalangan yang mengenal, dekat bahkan pernah bekerja sama dengan almarhum.

Seperti dari Keluarga Besar Pemuda Tanah Dayak (Petadak) yang menyampaikan ucapan dukacita mendalam, karena almarhum juga dikenal masyarakat sebagai Tokoh Dayak. Hal itu dibuktikan ketika almarhum pernah berjuang untuk masyarakat Dayak di aksi Gerakan Dayak Nasional pada 2019 silam. Tuntutan yang disampaikan dalam aksi itu, seperti menuntut hak putra putri Dayak ikut duduk di Kabinet NKRI.

Selain itu, dari kalangan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPR juga menyampaikan ucapan dukacita atas berpulangnya almarhum beberapa waktu lalu.

Lalu ucapan dukacita lainnya juga datang dari praktisi ekonomi Kalteng  sekaligus Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPR Fitria Husnatarina.

“Secara personal Prof sudah memberikan banyak jasa baik, salah satunya adalah berkontribusi memberikan rekomendasi bagiku untuk kembali melanjutkan S3 di FEB UGM bersama rekomendasi alm Prof Ahim Rusan. Selamat beristirahat Prof, sungguh sebuah bukti bahwa Tuhan mengasihi Prof dengan melepaskan dari sakit penyakit yang luar biasa menyiksa. Kami akan menghormati jejakmu sepanjang pengabdian kami di dunia,” ujarnya. drn