Hukrim

Rampok BRI Link Gasak Rp80 Juta

21
×

Rampok BRI Link Gasak Rp80 Juta

Sebarkan artikel ini
PERAMPOKAN- Penjaga toko saat ditanyai petugas kepolisian. Suasana di tempat kejadian pasca perampokan agen BRI Link Jalan Rajawali Induk km 4. TABENGAN/M ADE KURNIAWAN

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Aksi perampokan terjadi di agen BRI Link Jalan Rajawali Induk km 4 Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Rabu (12/3) sekitar pukul 19.00 WIB. Aksi pelaku perampokan tergolong nekat, pasalnya agen BRI Link terletak di pinggir jalan raya.

Modus pelaku berpura-pura makan di salah satu warung makan yang berdekatan dengan agen BRI Link. Setelah itu pelaku beralasan kepada pemilik warung numpang ke wc karena ingin buang air besar. Dari situ awal mula pelaku melancarkan aksinya.

Hariyadi, pemilik warung makan Soto Lamongan yang awal mula tempat pelaku makan menjelaskan, warung makan miliknya berjarak dua ruko dari agen BRI Link, pelaku berpura-pura berteduh karena saat itu sedang hujan deras. Setelah itu pelaku memesan makanan ayam goreng dan segelas teh hangat.

“Awalnya pelaku numpang berteduh, lalu mau makan memesan ayam goreng dan teh hangat, habis makan numpang ke wc katanya mau buang air besar karena perut saya sakit bilangnya,” kata Hariyadi.

Selanjutnya, pelaku dengan cara memanjat tembok wc naik ke atas plafon ruko, turun dari dalam plafon langsung ke agen BRI Link yang hanya berjarak dua ruko tersebut.

“Korbannya perempuan yang menjaga satu orang, pelakunya satu orang laki-laki, iya ini perampokan agen BRI Link. Berapa kerugiannya saya kurang tahu, korbannya sekarang dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara kabarnya,” lanjutnya.

Menurut informasi di lapangan, korban berinisal SA sempat dicekik dan dibekap dimulut dengan menggunakan tangan supaya tidak berteriak hingga ada luka di bagian pipi. Korban juga mengalami luka serius di bagian kepala belakang sebelah kanan akibat pukulan palu yang digunakan pelaku. Korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Korban mengalami luka robek selebar 4 inci dan 4 jahitan di kepala.

Yoga, saksi mata yang juga merupakan penyewa ruko yang tepat berada di samping BRI Link mengatakan, ia mendengar suara tangisan dari dalam agen BRI Link. Yoga mengira itu hanya suara kucing karena kondisi sedang hujan deras.

“Pertama saya mendengar suara tangisan, tapi saya kira itu kucing, setelah mendengar tangisan yang ke dua dan lebih keras suaranya, saya mendatangi sumber suara dan menemukan korban sudah berlumuran darah di kepala dan di lengan kanan,” jelasnya.

Setelah itu, Yoga langsung menolong korban dan mengecek ke bagian belakang ruko dan menemukan pintu ruko sudah terbuka. Ia menduga pelaku melarikan diri melalui pintu belakang ruko BRI Link.

“Di belakang ruko itu tanah kosong mas dan banyak semak rumput tinggi, pelaku sepertinya melarikan diri ke arah situ,” pungkasnya.

Sementara itu, NR pemilik agen BRI Link mengatakan, kerugian yang dialaminya cukup besar hingga mencapai puluhan juta. “Uang yang diambil sekitar Rp80 juta bro,” jelas NR ketika ditanyakan.

Di tempat kejadian, pihak kepolisian dari Satreskirm dan Jatanras Polresta Palangka Raya sudah melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan CCTV.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Kasat Reskrim AKP Rian Permana menjelaskan jika saat ini anggota masih berada di TKP untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan (Pulbaket).

“Untuk korban masih belum kami ambil keterangan karena masih trauma. Jika ada perkembangan akan kami sampaikan,” tuturnya dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp. mak

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *