PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pengamat Ekonomi Kalteng sekaligus Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya Fitria Husnatarina menyebut, upaya Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng dalam 100 hari kerja sebagai pemimpin daerah menunjukan hasil yang cukup signifikan dari berbagai sektor, khususnya sektor ekonomi.
Menurut Fitria, Gubernur H Agustiar Sabran dan Wagub H Edy Pratowo turun langsung ke masyarakat untuk menyelesaikan berbagai problematika masyarakat Kalteng.
“Terlihat memang 100 hari kerja Gubernur dan Wagub belanja masalah dan melihat langsung realita problematika yang dialami masyarakat dan sedang merumuskan berbagai solusi konkret mengatasi permasalahan rakyat,” ujarnya kepada Tabengan, Selasa (3/6).
Ia menjelaskan, yang terlihat dengan jelas masuk kelini-lini strategis, Gubernur dan Wagub juga komunikasi intens dan maping masalah dengan holistik dibantu dengan berbagai macam pemangku kepentingan khususnya aparatur teknis di pemerintahan.
Secara global, ujar Fitria ini baik, karena sebuah gerakan atau implementasi program kerja yang sangat baik karena manajemen pemerintah daerah berbasis risiko dan kemudian menjawab sesuai dengan konteks itu tidak mudah dan mau mendengarkan rakyat.
“Kita beruntung memiliki pemimpin yang mau turun dan mendengarkan masyarakat, ini sebuah modal yang sangat besar untuk melihat masalah dan kemudian maping untuk kemudian diberikan solusi yang tepat atas masalah tersebut,” imbuhnya.
Kemudian, kalau bergeser dan fokus dari sektor ekonomi, apa kemudian dampak 100 hari kerja dari sisi ekonomi? Kita melihat fokus saat ini terlihat di pembangunan infrastruktur, kesehatan dan juga pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Tentunya tidak akan pernah lepas dari pembangunan ekonomi, karena muara dari infrastruktur yang terbangun baik dan semakin cepat dan lancar akan menjadi rantai pasok dan akan memperbaiki sektor ekonomi.
“Karena rantai pasok ini memberikan dampak signifikan bagi perekonomian. Jika dijawab dengan infrastruktur yang baik ini tentu memang ujungnya akan berdampak pada perekonomian yang baik,” jelasnya.
Lalu, program-program kesehatan ini tentu baik karena ketika orang bekerja dari berbagai lini atau sektor akan memunculkan etos kerja yang baik, peningkatan etos kerja yang baik dan dampaknya akan baik juga bagi ekonomi. rmp











